Pemerintah Pasaman Barat Pastikan Cadangan Pangan: 41 Ton Beras Tersedia di Bulog
Selasa, 22 Jul 2025, 17:01 WIBPemerintah Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat memiliki cadangan beras sebanyak 41 ton di  Perum Bulog untuk ketersediaan pangan jika terjadi kelangkaan dan bencana alam melanda daerah itu.
"Beras itu berada di Perum Bulog untuk cadangan. Saat ini beras itu masih utuh dan bisa diambil jika terjadi kondisi bencana alam," kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan Pasaman Barat Ekadiana Oktavia di Simpang Empat, Selasa.
Ia mengatakan beras tersebut diambil ketika terjadi kelangkaan beras dan bencana alam melanda daerah itu.
Dengan kondisi itu, kata dia, maka kebutuhan beras untuk warga masih tersedia dan Pasaman Barat tidak akan kekurangan beras.
"Ini upaya yang kita lakukan dalam mengantisipasi kelangkaan beras di Pasaman Barat jika sewaktu-waktu ada terjadi bencana alam," katanya.
Ia menyebutkan kondisi ketersediaan beras sampai selama bulan Juli 2025 mencukupi dan tidak ada terkendala.
Hingga saat ini ketersediaan beras mencukupi mencapai 1.211, 81 ton dengan kebutuhan 736,24 ton.
"Ketersediaan beras mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di daerah Pasaman Barat. Untuk bulan berikutnya akan kita cek kembali kelapangan," katanya.
Menurut dia, ketersediaan beras sebanyak 1.211, 81 ton itu terdiri dari produksi lokal sebanyak 781,25 ton dan ketersediaan dari luar daerah sebanyak 430,56 ton.
"Beras yang datang dari luar daerah berasal dari Lampung, Padang, Palembang, Medan dan Pasaman," katanya
Sementara itu Kepala Dina Tanaman Pangan Holtikultura Doddy San Ismail menambahkan produksi padi di daerah itu terus mengalami peningkatan.
"Hingga Juni 2025 produksi padi telah mencapai 41.247 ton. Untuk Juli ini masih kita rekap. Yang jelas ketersediaan beras mencukupi di Pasaman Barat," ujarnya.
Redaktur: Yebdi Trismar
Penulis: Tim Koran Jakarta
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.