Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

157 Desa di OKU Sumsel Bentuk Koperasi Merah Putih untuk Penguatan Ekonomi

📅 Senin, 21 Jul 2025, 20:47 WIB | Oleh: Tim Penulis
157 Desa di OKU Sumsel Bentuk Koperasi Merah Putih untuk Penguatan Ekonomi Doc: ANTARA
Ket. Desa Karang Dapo, Kecamatan Peninjauan, Kabupaten OKU, Sumsel membentuk koperasi merah putih.

BATURAJA – Sebanyak 157 desa dan kelurahan di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan, membentuk kepengurusan Koperasi Merah Putih (KMP) untuk mendorong penguatan ekonomi masyarakat lokal melalui pendekatan koperasi berbasis prinsip gotong royong dan kekeluargaan.

"Hingga saat ini pembentukan KMP di Kabupaten OKU sudah tuntas mencapai 100 persen," kata Kepala Dinas Koperasi dan UKM OKU, Tommy, di Baturaja, Senin (21/7).

Dia mengatakan, KMP di 157 desa/kelurahan di Kabupaten OKU didominasi sektor pertanian, tanaman pangan, dan perkebunan, serta pemanfaatan potensi wilayah masing-masing.

"KMP seluruh desa di OKU sudah berbadan hukum. Saat ini tinggal menunggu regulasi aturan selanjutnya dari Kementerian Koperasi dan UKM RI," tegasnya.

Dia menjelaskan Koperasi Merah Putih adalah program pembentukan koperasi yang dirancang untuk dijalankan di tingkat desa dan kelurahan di seluruh Indonesia yang digagas Presiden RI Prabowo Subianto.

Inisiatif ini bertujuan untuk mendorong penguatan ekonomi masyarakat lokal melalui pendekatan koperasi yang berbasis prinsip gotong royong dan kekeluargaan.

Pembentukan Koperasi Merah Putih di desa dan kelurahan merupakan solusi strategis untuk mendorong pemerataan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Pembentukan koperasi desa atau kelurahan merah putih wajib dilaksanakan karena sejalan dengan program pemerintah pusat melalui koordinasi pemerintah provinsi," tegasnya.

Adapun tujuan pembentukan KMP adalah mewujudkan kemandirian ekonomi dan kesejahteraan masyarakat secara inklusif dan berkelanjutan.

Koperasi ini akan menjadi pusat aktivitas ekonomi desa mulai dari pengelolaan bahan pokok murah, hingga distribusi pangan.

Ia berharap koperasi yang dibentuk ke depan dapat dikelola secara profesional, inklusif, dan penuh tanggung jawab untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah setempat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.