Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Kuningan Targetkan Luas Tambah Tanam Padi Hingga Seluas Ini

📅 Minggu, 20 Jul 2025, 22:15 WIB | Oleh:
Pemkab Kuningan Targetkan Luas Tambah Tanam Padi Hingga Seluas Ini Doc: ANTARA/Fathnur Rohman
Ket. Areal sawah di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat.

KUNINGAN - Pemerintah Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, menargetkan realisasi program luas tambah tanam (LTT) padi di daerahnya mencapai 75.682 hektare pada musim tanam kedua tahun 2025.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Diskatan) Kabupaten Kuningan Wahyu Hidayah di Kuningan, Jabar, Minggu, mengatakan program LTT menjadi indikator penting kesiapan daerah dalam menjawab tantangan krisis pangan yang tengah melanda secara global.

"Program ini menjadi misi besar kami dalam menjaga stabilitas pangan, khususnya di Kabupaten Kuningan," katanya.

Ia menyampaikan Kementerian Pertanian RI, melalui Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian, telah memberikan penekanan agar seluruh daerah serius melakukan percepatan tanam melalui program LTT.

Menurut dia, berbagai strategi percepatan tanam terus dilakukan di Kuningan, mulai dari percepatan masa tanam, pemanfaatan benih bersubsidi, hingga peningkatan indeks pertanaman sampai tiga kali dalam setahun.

Ia pun mendorong peran aktif penyuluh pertanian di lapangan untuk mengedukasi petani, melakukan pendampingan, dan menyampaikan laporan yang akurat dalam pelaksanaan LTT.

Langkah lain yang terus dimaksimalkan, kata dia, yakni pemanfaatan lahan nonsawah seperti padi gogo agar seluruh potensi pertanian di Kuningan dapat diberdayakan secara optimal.

Pemerintah daerah, lanjut dia, berharap program LTT dapat mendorong peningkatan produksi beras daerah sekaligus mendukung pencapaian target nasional dalam menjaga ketersediaan pangan secara berkelanjutan.

Dia menambahkan jumlah produksi padi di daerahnya mencapai 171 ribu ton gabah kering giling (GKG) selama musim panen pertama 2025, dari total luas panen 27.779 hektare.

"Setiap satu hektare sawah yang tertanami berarti satu langkah menuju kedaulatan pangan. Kita tidak hanya menanam, tapi menjaga harapan masyarakat," ucap dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Toko-toko di Bordeaux bersi...
Luar Negeri
Kenaikan Harga BBM Picu Aks...
Megapolitan
Pasar pangan murah menjangk...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.