Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sunda Karsa Fest 2025: Budaya Lokal Jadi Pilar Kemajuan Bangsa

📅 Sabtu, 19 Jul 2025, 03:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Sunda Karsa Fest 2025: Budaya Lokal Jadi Pilar Kemajuan Bangsa Doc: Antara
Ket. Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memberikan sambutan dalam Sunda Karsa Fest: Pekan Kerajinan Jawa Barat (PKJB) 2025 didampingi putri bungsunya, di salah satu hotel di Bandung, Jumat (18/7).

Bandung - Gubernur Jawa Barat berharap gelaran Sunda Karsa Fest 2025 yang berkolaborasi dengan Bank Indonesia Jawa Barat, menjadi inisiator kemajuan bangsa lewat penguatan budaya, khususnya dari Jabar.

"Mudah-mudahan acara BI ini bisa menjadi salah satu inisiator bagi tumbuh kembangnya lingkungan yang berbudaya dan berdaya," kata Dedi dalam sambutan Sunda Karsa Fest 2025 di salah satu hotel di Bandung, Jumat (18/7).

Pasalnya, kata Dedi, kemajuan sebuah bangsa bisa diukur dari empat hal, yakni dari bahasa ketika dikenal, bersama dengan gastronomi atau kuliner yang mencerminkan kemajuan budaya, fashion (busana) yang jadi ekspresi identitas dan estetika, dan seni budaya yang merupakan representasi formal peradaban.

Dengan memperkuat itu, kata dia, ke depannya tak perlu ada lagi eksplorasi sumber daya alam secara berlebihan untuk perekonomian negara.

"Bangsa yang memiliki kekuatan dalam keempat hal ini biasanya tumbuh menjadi bangsa besar tanpa perlu mengeksploitasi sumber daya alam secara berlebihan," katanya.

Dia memberikan beberapa contoh negara yang perputaran ekonomi dari kekuatan budaya, semisal Amerika Serikat, Korea Selatan, bahkan kini China juga mengoptimalkan keempat aspek tersebut.

Jawa Barat, ditegaskan Dedi, punya nilai estetika yang tinggi dan seluruh unsur estetika ini harus menjadi bagian dari tradisi masyarakat, yakni tertradisi dengan makanan tradisional, pakaian tradisional dan bahasa serta seni tradisional, karena semuanya menciptakan rasa percaya diri kolektif.

"Dan bila dilengkapi dengan teknologi, maka masyarakat akan mampu menguasai berbagai sektor dengan baik," ucapnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Apakah Ada yang Tahu Apa Itu Jelekongism

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Apakah Ada yang Tahu Apa It...

Pelatih PSS: Banyak Sekali yang Harus Dibenahi

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pelatih PSS: Banyak Sekali ...
Olahraga
Marc Marquez Juara Sprint M...
Olahraga
Sinner Mundur dari Shanghai...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.