Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tarif 19 Persen AS, Menaker: Momentum Indonesia Perkuat Industri Dalam Negeri

📅 Kamis, 17 Jul 2025, 15:45 WIB | Oleh:
Tarif 19 Persen AS, Menaker: Momentum Indonesia Perkuat Industri Dalam Negeri Doc: ANTARA
Ket. Menteri Ketenagakerjaan Yassierli (tengah) di sela acara Executive Breakfast Meeting IKA Unpad di Jakarta, Kamis (17/7/2025).

JAKARTA - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli mengatakan penetapan tarif dagang Amerika Serikat (AS) terhadap Indonesia menjadi momentum untuk memperkuat ketangguhan industri dalam negeri.

"Saya melihat ini adalah momentum kita untuk memperkuat industri dalam negeri, dengan memastikan bahwa pasar dalam negeri itu adalah memang menjadi peluang bagi industri-industri kita dalam negeri untuk bisa dioptimalkan," kata Menaker Yassierli saat ditemui di Jakarta, Kamis (17/7).

Adapun penetapan tarif 19 persen untuk produk-produk Indonesia yang masuk ke AS, dibarengi dengan pembebasan semua halangan tarif dan nontarif bagi produk AS yang masuk ke RI.

Saat ditanya apakah dengan terbukanya keran impor produk AS ke Indonesia akan memengaruhi potensi pemutusan hubungan kerja (PHK) terutama untuk industri padat karya, Yassierli mengaku tetap optimistis dengan berbagai kolaborasi pemerintah demi meningkatkan produktivitas bangsa.

"Kami kan ada program untuk gerakan produktivitas, jadi malah saya melihat ini adalah momentum yang semakin baik untuk kita launching, bagaimana yang paling penting itu adalah memperkuat resiliensi industri dalam negeri kita," kata Yassierli.

"Nanti, juga kita dengar arahan dari beliau (Presiden Prabowo Subianto), kemudian akan dijelaskan lagi oleh Pak Menko Perekonomian (Airlangga Hartarto), dengan melibatkan kementerian lain yang terkait," imbuhnya.

Selain itu, Menaker menilai tarif baru yang dikenakan AS kepada Indonesia cukup signifikan.

"Sebelumnya, kan ada kekhawatiran kita, pasar Amerika itu kemudian membuat kita kalah bersaing karena tarifnya tinggi. Sebelumnya tarifnya 32 (persen). Artinya kan itu (penurunan) signifikan. Artinya tetap kita optimis. Itu kata kuncinya, optimis," ujarnya.

Secara terpisah, Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan penurunan tarif resiprokal AS dari 32 persen menjadi 19 persen membuat produk ekspor Indonesia lebih kompetitif di pasar global.

Menurutnya, penyesuaian tarif itu merupakan bagian dari langkah kebijakan yang bersifat strategis untuk memperkuat rantai pasok, menarik investasi berbasis nilai tambah, dan memperkuat posisi Indonesia sebagai mitra dagang yang dihormati.

Dalam kesepakatan tersebut, Indonesia mengambil langkah strategis dengan menyederhanakan tarif terhadap sebagian besar produk impor dari AS.

Langkah ini merupakan bagian dari pendekatan timbal balik yang dinilai terukur dan menguntungkan kedua belah pihak.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Ekonomi
Tekan Kenaikan Harga, Pemka...
Daerah
ASN di Kepulauan Riau Bisa ...
Daerah
Perum Bulog Belitung Pastik...
Megapolitan
Tangerang Bergetar Dengar K...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.