Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

PNBP KKP Tahun 2024 Tembus Rp.2,2 Triliun

📅 Kamis, 17 Jul 2025, 13:15 WIB | Oleh: Tim Redaksi
PNBP KKP Tahun 2024 Tembus Rp.2,2 Triliun Doc: KKP
Ket. Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono berjabatan tangan dengan Ketua Komisi IV DPR RI Titiek Soeharto di sela sela rapat kerja dengan Komisi IV DPR di Jakarta, Rabu (16/7).

JAKARTA- Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melaporkan penerimaan negara bukan pajak (PNBP) sektor kelautan dan perikanan tahun 2024. Tercatat, PNBP meningkat menjadi 2,2 triliun rupiah hingga realisasi pendapatan Badan Layanan Umum (BLU) KKP di atas target.

“Realisasi pendapatan negara bersih yang berasal dari Penerimaan Negara Bukan Pajak mencapai Rp2,208 triliun, meningkat dari tahun sebelumnya yang mendekati 1,7 triliun rupiah,” ujar Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono dalam rapat kerja dengan Komisi IV DPR di Jakarta, Rabu (16/7).

Realisasi belanja negara bersih KKP juga terbilang tinggi mencapai 97,25 persen atau sebesar 6,299 triliun rupiah dari pagu efektif tahun 2024 sebesar 6,478 triliun rupiah. Menteri Trenggono turut melaporkan kinerja keuangan Badan Layanan Umum (BLU) di lingkup KKP. Seluruh Badan Layanan Umum telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik dengan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

“Secara konsolidasi, Badan Layanan Umum KKP mencatatkan realisasi pendapatan yang melampaui target, yaitu 184,18 miliar rupiah dari target 100,23 miliar rupiah. Ekuitas akhir Badan Layanan Umum juga menunjukkan peningkatan menjadi 3,138 triliun rupiah,” bebernya.

Laporan kinerja keuangan KKP tahun 2024 tersebut telah diperiksa oleh auditor sebagai bentuk pertanggungjawaban atas pelaksanaan anggaran pendapatan belanja negara sesuai amanat UU Nomor 17 tahun 2003 dan UU Nomor 19 tahun 2023.

“Komisi IV DPR RI memberikan apresiasi atas capaian KKP yang berhasil memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Kami juga melihat ada peningkatan signifikan pada pendapatan sumber daya alam dan saldo badan layanan umum,” ungkap Ketua Komisi IV DPR RI Titiek Soeharto.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
Rona
7 Tahun Hiatus, Syahrini Co...
Luar Negeri
Tiba di AS, Xi Jinping Disa...
Advertisement
Mentan Amran Berang, Sebut Masuknya Beras Ilegal Khianati Kerja Keras 115 Juta Petani Indonesia

Mentan Amran Berang, Sebut Masuknya Beras Ilegal Khianati Kerja Keras 115 Juta Petani Indonesia

24 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.