Empat Koperasi Merah Putih Banten Menjadi Percontohan dalam Peluncuran

Kamis, 17 Jul 2025, 13:37 WIB

SERANG – Ada empat koperasi desa (Kopdes) merah putih yang akan menjadi percontohan (mock up) saat peluncuran koperasi merah putih secara nasional oleh pemerintah. Sekretaris Daerah Provinsi Banten, Deden Apriandhi Hartawan, mengatakan, “Di Banten, ada empat koperasi desa merah putih yang akan menjadi mock up. Mereka ada di Kota Cilegon, Kabupaten Lebak, Kabupaten Tangerang, dan Kabupaten Serang. Semuanya sudah dinyatakan siap," kata Deden di Serang, Banten, Kamis.

Deden juga telah melihat koperasi merah putih di Desa Ranjeng, Kabupaten Serang, yang sudah memiliki unit usaha dan bahkan telah bekerja sama dengan pihak-pihak terkait, mulai dari usaha migas, Bulog, Pos Indonesia, dan lainnya.

Ket. Foto: koperasi merah putih — Sumber: ist

"Koperasi desa tersebut juga bergerak di konfeksi dan pengirimannya langsung dikerjasamakan dengan Pos, sehingga nantinya ada gerai Pos untuk pengiriman barang-barang yang di pesan oleh masyarakat," katanya.

Koperasi desa/kelurahan merah putih, katanya, ditargetkan mampu mendorong dan mendongkrak pertumbuhan perekonomian warga di tingkat desa dan kelurahan.

"Kami optimis jika koperasi desa/kelurahan merah putih dikelola dengan baik dan mengedepankan potensi daerah yang ada maka mampu menggerakkan roda perekonomian masyarakat," kata Deden.

Ia juga mengajak seluruh pengurus koperasi desa/kelurahan merah putih yang ada di Provinsi Banten untuk dapat memanfaatkan dan dikelola dengan sebaik-baiknya, sehingga mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat.

"Manfaatkan koperasi ini untuk kepentingan masyarakat, karena memang di tingkat desa/kelurahan ini, kehidupan dan denyut nadi masyarakat itu berjalan. Jadi jangan sampai program yang telah dicanangkan Pak Presiden ini disia-siakan," kata dia.

Inspektur Jenderal Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Teguh menambahkan hadirnya koperasi desa merah putih ini harus dapat dikolaborasikan dengan BUMDes, sehingga dapat menjadi penggerak roda perekonomian masyarakat.

"BUMDes ini menjadi roda penggerak ekonomi di desa. Maka, harus ada kolaborasi BUMDes dengan koperasi merah putih," kata dia dalam keterangannya.

Untung

Semenara itu, peneliti Centre on Reform on Economics, Eliza Mardian, menilai model bisnis seperti koperasi desa merah putih, yang berfokus pada penyediaan barang konsumsi pokok, memiliki potensi meraup keuntungan karena pasarnya sudah jelas. Menurutnya, masyarakat akan selalu membutuhkan dan membeli barang konsumsi pokok, apalagi jika harganya lebih murah.

"Ditambah lagi barang-barang kebutuhan pokok tersebut langsung dipasok oleh produsennya, ini akan memangkas rantai distribusi, ketersediaannya dapat terjaga, dan harganya relatif stabil," katanya.

Ia menambahkan harga kebutuhan pokok yang dijual akan lebih murah karena mendapatkan pasokan langsung dari produsen besar seperti BUMN Pertamina, Bulog, dan Pupuk Indonesia. Eliza menjelaskan jalur pasokan langsung ini memungkinkan pemangkasan rantai distribusi hingga 2-3 lapis.

  • Koperasi Desa Merah Putih

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Aloysius Widiyatmaka

Berita Terbaru

Mau Tahu Rahasia Kecantikan Kulit dan Rambut Korea, Saksikan di BXc 2 pada 27 Agustus Mendatang

Aplikasi GoPay Hadirkan Fitur DBL Indonesia, Meriahkan Kompetisi Basket Pelajar se-Indonesia

Wujud Kepedulian BUMN, TelkomGroup Salurkan Bantuan Rp1,3 Miliar untuk Korban Gempa NTT

Resmikan Jaksinema Pasar Rumput, Wagub Rano Minta Bioskop Mini Rp15 Ribu di Tiap Rusun

Debt Collector Paksa Masuk ke Dalam Mobil, Piting Leher dan Ancam Pengemudi

TNI-Polri Bongkar Arena Judi Sabung Ayam di Gowa, Tidak Ada Orang di Lokasi

Dinsos Tanjungpinang Buka Ruang Bagi Warga untuk Perubahan Desil

Sudah 2 Hari Juanda Belum Ditemukan Akibat Terseret Arus saat Kemping di Pantai

DPR Sebut RUU Perampasan Aset Disusun dengan Hati-hati

Atasi Kebakaran Gambut di Kalimantan Barat, Wamen LH Diaz Hendropriyono Dorong Swasta Bangun Sekat Kanal

Resmikan RS Toto Tentrem, Gubernur Pramono Dorong Penguatan Layanan Stem Cell Jakarta

Apakah Rambut Botak Bisa Tumbuh Lagi? Kenali Tandanya

Sukhoi TNI AU Tergelincir di Lanud Hasanuddin Hingga Area Rumput Dekat Jalan Makassar-Maros

LRT Jakarta Pasang Tarif Promo Rp5.000! Rute Velodrome-Manggarai Siap Diresmikan

Cetak Sejarah di Paris! AG.AL Juara Club Champion EWC 2026, Kantongi Hadiah Rp110 Miliar

Paket Pernikahan Elegan di Pusat Jakarta! Mangkuluhur ARTOTEL Suites Buka Harga Mulai Rp25 Juta

Agrowisata Petik Anggur Kini Jadi Tren Wisata Baru di Kepulauan Riau

Mendagri: Korban Gempa NTT Bisa Cetak Ulang Dokumen KTP, KK, hingga BPKB Secara Gratis

BMKG: 6.409 Gempa Bumi Susulan Guncang Flores

DPR Dorong Pemerintah Buka Potensi Wajib Pajak Baru

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.