Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Semua Korban Longsor Tambang di Bangka Tengah Telah Ditemukan

📅 Senin, 14 Jul 2025, 23:35 WIB | Oleh:
Semua Korban Longsor Tambang di Bangka Tengah Telah Ditemukan Doc: Antara
Ket. Tim gabungan saat mengevakuasi korban longsor tambang bijih timah di Kecamatan Lubuk Besar, Senin (14/07/2025).

Koba, Babel - Seluruh korban longsor tambang bijih timah di kawasan Kuruk, Desa Lubuk Besar, Kecamatan Lubuk Besar, Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sudah ditemukan setelah proses pencarian intensif selama lebih dari 12 jam.

Dua korban terakhir atas nama Ali dan Nopriyansyah, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Minggu (14/7/2025) sekitar pukul 01.35 WIB. Sebelumnya, satu korban lainnya, Irwandi, ditemukan lebih dahulu pada Sabtu (13/7) pukul 21.24 WIB.

"Seluruh korban telah berhasil dievakuasi. Kami menyampaikan duka cita yang mendalam atas musibah ini," ujar Kapolres Bangka Tengah AKBP I Gede Nyoman Bratasena di Koba, Senin.

Ia mengapresiasi kerja keras tim gabungan yang terlibat dalam proses pencarian, mulai dari jajaran Polsek Lubuk Besar, Satreskrim Polres Bangka Tengah, hingga tim SAR gabungan.

"Terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh tim atas semangat kemanusiaan dan dedikasi yang luar biasa dalam proses pencarian yang cukup berat ini," katanya.

Ketiga jenazah langsung dibawa ke RSUD Bangka Tengah oleh tim Inafis Polres Bangka Tengah untuk keperluan identifikasi dan penanganan lanjutan. Usai proses tersebut, seluruh jenazah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

Bratasena mengimbau masyarakat, khususnya para penambang, agar selalu mengutamakan keselamatan kerja dan memperhatikan kondisi serta keamanan lokasi tambang.

"Kami mengingatkan masyarakat untuk tidak mengambil risiko besar dalam kegiatan penambangan. Keselamatan jiwa adalah yang utama," tegasnya.

Saat ini, lokasi tambang masih berada dalam pengawasan kepolisian dan telah dipasangi garis pengaman untuk keperluan penyelidikan lebih lanjut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Belajar merangkai kain batik di Semarang

40 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Ekonomi
Digitalisasi ekonomi melalu...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.