Pemkab Teluk Wondama Targetkan Pembentukan 78 Koperasi Desa Merah Putih Rampung Akhir Juli

Senin, 14 Jul 2025, 10:18 WIB

TELUK WONDAMA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Teluk Wondama, Provinsi Papua Barat, menargetkan pembentukan 78 unit koperasi desa/kelurahan (kopdes) merah putih di wilayahnya rampung pada akhir Juli 2025.

Kepala Dinas Perindagkop dan UMKM Teluk Wondama Ekbertson Karubuy di Rasiei, Papua Barat, Senin (14/7), mengatakan lima unit kopdes sudah memiliki akta notaris dan 53 unit masuk tahap pembentukan pengurus.

Ket. Foto: Kepala Dinas Perindagkop dan UMKM Kabupaten Teluk Wondama, Ekbertson Karubuy, saat ditemui awak media di Teluk Wondama, Papua Barat, Senin (14/7/2025). — Sumber: ANTARA

"Target kami, 75 kampung dan 1 kelurahan sudah 100 persen dalam bulan ini," katanya.

Dia menjelaskan bahwa lima kopdes merah putih berbadan hukum tersebar di empat distrik yaitu Teluk Duairi, Roon, dan Wasior, masing-masing satu unit sedangkan Distrik Rasiei, dua unit.

Kelima kopdes itu meliputi Kopdes Merah Putih Kampung Aisandami, Kopdes Merah Putih Kampung Mena, Kopdes Merah Putih Kampung Wasior II, Kopdes Merah Putih Kampung Isei, dan Kopdes Merah Putih Kampung Ureimi.

"Kami terus mempercepat penyelesaian semua tahap pembentukan kopdes di kampung dan kelurahan lainnya," ujarnya.

Saat ini, kata dia, pihaknya menggandeng Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung (DPMK) Teluk Wondama untuk menyelesaikan sosialisasi pembentukan kopdes merah putih ke sejumlah kampung.

Upaya lainnya yang dilakukan dalam rangka mempercepat proses penerbitan badan hukum kopdes yaitu berkoordinasi dengan pemerintah provinsi untuk mendatangkan notaris ke Teluk Wondama.

"Dalam minggu ini, kami datangkan notaris ke Wondama supaya membantu pembuatan akta di 50 kampung," ucap Ekbertson.

Menurut dia, program nasional Presiden Prabowo Subianto bertujuan mendorong peningkatan dan pemerataan ekonomi masyarakat akar rumput melalui prinsip gotong royong serta partisipasi kolektif.

Ada tujuh unit usaha yang dapat dikembangkan oleh kampung dan kelurahan sesuai potensi masing-masing, yaitu apotek, klinik, simpan pinjam, penjualan sembako, pergudangan, kantor koperasi, dan logistik.

"Harapan kami, koperasi bisa beli langsung hasil produksi masyarakat, sekaligus pasarkan. Dengan begitu, bisa memotong mata rantai tengkulak," kata Ekbertson.

  • Koperasi Desa Merah Putih

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Antara, Lili Lestari

Berita Terbaru

UMKM Tegal Punya Harapan Baru, OJK Perkuat Akses Pembiayaan

Awal yang Baik bagi Madrid Bersama Mourinho Usai Tundukkan Espanyol

Program-program Unggulan Gorontalo akan Menuju Laut

Banjarmasin 5 Abad, Festival Tari Jadi Cara Rawat Tradisi Banjar

NU Menegaskan akan Menolak Penggunaan Uang dalam Muktamar. Politik Uang Itu Moral Bobrok

Jangan Tertipu! BP3MI Sulsel Ingatkan Warga Pilih Jalur Resmi Kerja di Luar Negeri

Awal yang Cantik di Periode Kedua, Mourinho bawa Madrid Kalahkan Espanyol 2-1

Lima Mahasiswa UI Bikin Gebrakan di AS, Jadi Satu-satunya Tim S-1 di Program Geosains Dunia

Mandi di Pantai Tuturuga Berujung Petaka, 4 Orang Terseret Ombak

Niat Awal Ingin Inspeksi, GM Pelindo Maumere Justru Berjibaku Selamatkan Korban Gempa Jatuh ke Laut

Hebat Prestasi Mendunia! Lima Mahasiswa UI Tembus Program Geosains di Houston

Jalan layang Bomang Buka Akses Warga Bojonggede dan Parung Langsung ke Cibinong

Pemkot Pariaman dan KKP Koordinasi Realisasikan Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih

Beras Indonesia Surplus 3,67 Juta Ton, Kok Harga di Daerah Masih Bisa Rp30 Ribu?

Inter Milan Rekrut Curtis Jones dari Liverpool, Kontrak hingga 2031

Kirab Ancak Agung Jember Kembali Bikin Sejarah, Rekor MURI Berhasil Dipecahkan!

Pemprov Gorontalo Perkuat Sektor Agro Maritim

Sungai Musi Bersih, Kota Palembang Asri! Wali Kota Dorong Aksi Peduli Lingkungan

Pemkot Palu Sasar 31.316 Penerima Manfaat Bantuan Pangan

Hasil Liga Spanyol: Mourinho Awali Periode Kedua di Madrid dengan Kemenangan 2-1 Atas Espanyol

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.