- Home
-
- Luar Negeri
-
- Meksiko dan Uni Eropa akan...
Meksiko dan Uni Eropa akan Menghadapi Tarif 30% Mulai 1 Agustus
Senin, 14 Jul 2025, 02:10 WIBWASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump pada hari Sabtu (12/7) membidik Meksiko dan Uni Eropa dengan tarif tinggi yakni 30 persen. Hal itu meningkatkan taruhan dalam negosiasi yang sudah menegangkan dengan dua mitra dagang terbesar AS itu.
Kedua jenis bea masuk tersebut akan berlaku mulai 1 Agustus, kata Trump dalam surat resmi yang diunggah di platform Truth Social miliknya. Trump pun mengutip peran Meksiko dalam aliran obat-obatan terlarang ke Amerika Serikat dan ketidakseimbangan perdagangan dengan Uni Eropa sebagai alasan ancaman tarif tersebut.
Kedua mitra dagang tersebut dengan cepat mengecam bea masuk baru tersebut, Uni Eropa memperingatkan bahwa bea masuk tersebut dapat mengganggu rantai pasokan, tetapi bersikeras akan melanjutkan perundingan untuk mencapai kesepakatan dengan AS.
Sementara Meksiko menyebutnya sebagai âkesepakatan yang tidak adilâ. Presiden Prancis, Emmanuel Macron menyatakan ketidaksetujuannya atas langkah tersebut dan meminta blok tersebut tegas membela kepentingan Eropa.
Sejak kembali menjabat pada bulan Januari, Trump telah memberlakukan tarif yang sangat ketat terhadap sekutu dan pesaing, yang mengguncang pasar keuangan dan meningkatkan kekhawatiran akan perlambatan ekonomi global.
Namun, pemerintahannya berada di bawah tekanan untuk mengamankan kesepakatan dengan mitra dagang setelah menjanjikan serangkaian perjanjian.
Sejauh ini, para pejabat AS baru mengumumkan dua pakta, dengan Inggris dan India, di samping tarif balasan yang lebih rendah sementara dengan Tiongkok. Bea masuk baru untuk Meksiko yang diumumkan Trump akan lebih tinggi daripada pungutan 25 persen yang dikenakannya pada barang-barang Meksiko awal tahun ini, meskipun produk yang masuk ke AS berdasarkan United States-Mexico-Canada Agreement (USMCA) dikecualikan.
âMeksiko telah membantu saya mengamankan perbatasan, tetapi apa yang telah dilakukan Meksiko tidaklah cukup,â kata Trump dalam suratnya kepada Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum.
âMulai 1 Agustus 2025, kami akan mengenakan Tarif sebesar 30 persen kepada Meksiko atas produk-produk Meksiko yang dikirim ke AS,â kata Trump.
Pemerintah Meksiko mengatakan telah diberitahu tentang ancaman baru tersebut selama perundingan di AS pada hari Jumat.
âKami menyebutkan di meja perundingan bahwa itu adalah kesepakatan yang tidak adil dan bahwa kami tidak setuju,â kata Kementerian Ekonomi dan Luar Negeri Meksiko dalam sebuah pernyataan bersama.
Tindakan Balasan Proporsional
Tarif Uni Eropa juga jauh lebih tinggi daripada tarif 20 persen yang diumumkan Trump pada bulan April, seiring berlanjutnya negosiasi dengan blok tersebut.
âMengenakan tarif 30 persen pada ekspor Uni Eropa akan mengganggu rantai pasokan transatlantik yang penting, sehingga merugikan bisnis, konsumen, dan pasien di kedua sisi Atlantik,â kata Kepala Komisi Eropa Ursula von der Leyen dalam tanggapannya.
âKami tetap siap untuk terus berupaya mencapai kesepakatan paling lambat 1 Agustus. Pada saat yang sama, kami akan mengambil semua langkah yang diperlukan untuk melindungi kepentingan Uni Eropa, termasuk penerapan tindakan balasan yang proporsional jika diperlukan,â tambahnya.
Sementara itu, Macron mendukung upaya untuk mencapai kesepakatan yang mencerminkan rasa hormat yang dimiliki oleh mitra dagang seperti Uni Eropa dan AS.
Namun, ia mendesak blok tersebut untuk meningkatkan persiapan tindakan balasan yang kredibel, jika kedua belah pihak gagal mencapai kesepakatan tepat waktu.
- Regulasi Perdagangan
Redaktur: Vitto Budi
Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.