Google Kembangkan Fitur “Notification Organizer” Berbasis AI di Android 16
Minggu, 13 Jul 2025, 18:45 WIBJAKARTA - Google tengah mengembangkan fitur baru bernama âNotification Organizerâ yang menggunakan kecerdasan buatan (AI) untuk mengelola notifikasi pada ponsel Android secara lebih efisien. Fitur ini diperkirakan akan hadir pada kuartal pertama rilis Android 16, dan disebut-sebut mampu menyortir notifikasi berdasarkan kategori menggunakan pendekatan yang mirip dengan sistem tab di Gmail, seperti âUtamaâ, âPromosiâ, dan âSosialâ.
Menurut laporan terbaru, sistem ini akan mengklasifikasikan notifikasi ke dalam empat kategori utama:
-
Promosi: mencakup notifikasi dari toko daring atau platform e-commerce,
-
Berita: mencakup pembaruan editorial dan peringatan terkini,
-
Sosial: mencakup aktivitas media sosial seperti suka dan komentar,
-
Disarankan: mencakup rekomendasi media, buletin, dan konten terkait.
Fitur ini awalnya dikembangkan dengan nama "notifikasi terbundel", namun kini telah diberi label sebagai fitur berbasis AI dan dikembangkan lebih lanjut sebagai bagian dari Kecerdasan Sistem Android. Google secara terbuka mengakui bahwa sistem ini belum sempurna, dengan kemungkinan mis-kategorisasi pada beberapa notifikasi.
Meskipun fitur ini sudah muncul dalam versi sumber terbuka Android 16, pengoperasiannya bergantung pada komponen Notification Assistant, yang tidak disertakan dalam Android Open Source Project (AOSP). Hal ini menimbulkan spekulasi bahwa pada tahap awal, fitur ini hanya akan tersedia secara eksklusif di perangkat tertentu, seperti seri Pixel 10 yang akan datang. Kemungkinan besar, ketersediaannya juga akan bergantung pada keberadaan model AI lokal seperti Gemini Nano, yang hanya tersedia pada beberapa model flagship seperti Pixel 8 Pro dan Pixel 9.
Meski demikian, pengembangan fitur ini menunjukkan kemajuan. Android Authority berhasil mengaktifkan menu pengaturannya pada Pixel 8 Pro yang menjalankan Android 16 QPR1 Beta. Dalam menu tersebut, terlihat bahwa pengguna dapat mengecualikan aplikasi tertentu dari proses penyaringan AI. Dengan demikian, notifikasi dari aplikasi-aplikasi penting tetap dapat tampil secara langsung tanpa disaring atau digabung.
Selain klasifikasi notifikasi, sistem ini juga dikabarkan akan secara otomatis memperbarui saluran notifikasi (notification channels) berdasarkan klasifikasi yang dilakukan, sehingga pemberitahuan dari aplikasi yang sama akan terus dikelompokkan secara konsisten di masa mendatang.
Dengan volume notifikasi yang semakin tinggi di era digital, fitur ini disebut-sebut akan menjadi solusi modern untuk mengurangi gangguan dan meningkatkan pengalaman pengguna Android, meski implementasinya kemungkinan akan dilakukan secara bertahap dan terbatas pada perangkat dengan dukungan AI mumpuni.
- artificial intelligence (AI)
- Android 16
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Paundra Zakirulloh
Berita Terkait:
-
Ribuan Wisatawan Kunjungi Kepulauan Seribu saat Libur Tahun Baru Islam
-
Pemkot Bandung Gercep Tangani Longsoran Tebing di Dago Bengkok
-
Trump: Kesepakatan AS-Iran akan Ditandatangani Hari Minggu, Selat Hormuz akan Dibuka
-
OpenAI Rilis Fitur Health di ChatGPT, Terhubung ke Apple Health dan Rekam Medis
-
Polres Karawang Bongkar Jaringan Sabu Karawang-Bekasi
-
EwasteRJ dan Acer Libatkan 50 SMA Jabodetabek dalam Program Pengelolaan Sampah Elektronik
-
Harimau Sumatra Terekam Kamera Jebak di Hutan Harapan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.