Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Berkat Sumur Bor Kapolri, 5 Pemuda Palue NTT Lolos Jadi Bintara Polri

📅 Minggu, 13 Jul 2025, 16:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Berkat Sumur Bor Kapolri, 5 Pemuda Palue NTT Lolos Jadi Bintara Polri Doc: Istimewa
Ket. Kepedulian Kapolri lewat sumur bor membuahkan hasil. 5 pemuda Palue NTT lolos seleksi Bintara Polri, membawa harapan baru bagi daerah tertinggal.

Pemberian sumur bor yang dicanangkan oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Ketua Umum Bhayangkari Juliati Sigit Prabowo di Pulau Palue, Nusa Tenggara Timur (NTT), meninggalkan kisah mendalam. Talih kasih Kapolri itu jadi inspirasi dan motivasi bagi lima pemuda dan pemudi Pulau Palue untuk mengikuti jejak langkah Jenderal Sigit.

Total ada lima warga Pulau Palue yang lolos seleksi Bintara Polri. Kelima warga itu masing-masing bernama Fransiska Eka Saputri Nona, Frederikus Fajar Wongga, Yulius Wendra Mangge Pase, Miky Carolus Sawu, dan Damasus Rolandino Ndae.

Kelima warga itu memiliki kisah yang sama di balik keikutsertaan dalam seleksi Bintara Polri. Mereka mengaku terinspirasi dengan pemberian hadiah sumur bor Kapolri di Pulau Palue pada 2023 silam.

Salah satu peserta lolos seleksi, Frederikus Fajar Wongga, menjelaskan Pulau Palue sempat dilanda kekeringan dan kesulitan akses air bersih. Di tengah kesulitan itu, Jenderal Sigit dan Juliati Sigit Prabowo hadir memberikan solusi.

"Beliau datang bukan untuk seremoni tapi untuk mendengar, untuk melihat dan pulang dari sana beliau tinggalkan hadiah untuk pulau kami sumur bor pertama," kata Frederikus dalam sebuah pesan video yang diterima, Sabtu (12/7/2025).

Bagi Frederikus dan empat peserta seleksi Bintara Polri lainnya, hadiah sumur bor dari Kapolri itu terasa spesial. Sumur bor itu bukan hanya mengatasi masalah kekeringan di tempat tinggal mereka, namun juga menghadirkan inspirasi untuk bisa menjadi pembawa kebaikan bagi banyak orang sekitar.

"Hari ini kami bersiap menempa pendidikan bukan hanya untuk kami, tapi untuk mama-mama untuk semua warga untuk tanah yang dulu kehausan," kata Frederikus.

Mewakili kelima warga Palue yang lolos seleksi Bintara Polri, Damasus Rolandino Ndae mengatakan mereka akan berkomitmen untuk menjadi polisi yang konsisten bekerja bagi masyarakat seperti yang telah dicontohkan Jenderal Sigit di Pulau Palue.

"Untuk Bapak Kapolri terima kasih karena hadir karena melihat karena memberi cahaya bagi mimpi kami di ujung timur Indonesia. Dari Palue, kami bersumpah akan menjadi polisi yang membawa harapan seperti yang beliau dulu bawa kepada kami," katanya.

Seperti diketahui, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sempat memberikan hadiah sumur bor kepada warga di Pulau Palue. Setelah berbulan-bulan pengeboran sejak 15 Agustus 2023, akhirnya pada Jumat 20 Oktober, sumur bor yang telah mereka tunggu-tunggu akhirnya menghasilkan air bersih.

Masyarakat Pulau Palue merayakan momen bersejarah ini dengan sukacita. Sumur bor yang mereka miliki sekarang akan menjadi sumber air bersih yang stabil, memenuhi kebutuhan air minum, penggunaan rumah tangga, dan mendukung pertanian yang penting dalam kehidupan mereka.

"Pak Kapolri, ibu Polri, semua, banyak-banyak terima kasih," ujar salah seorang warga dalam video yang dibagikan.

"Sekarang Kapolri sudah kasih kami air. Kami rasa bahagia. Terima kasih, luar biasa Kapolri dengan ibu. Luar biasa, Tuhan memberkati," ujar warga lainnya, seorang ibu, yang sedang antre mengambil air bersih menggunakan jeriken.

Kapolri dan Ketua Umum Bhayangkari diketahui berkunjung ke Pulau Palue, Sikka, NTT, pada 24 Agustus 2023 lalu. Selain menggelar bakti kesehatan, dalam agenda itu diberikan pula bantuan sumur bor untuk mendapat sumber air bersih bagi masyarakat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Kenaikan Harga BBM Picu Aks...

Pasar pangan murah menjangkau warga Jakarta

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Pasar pangan murah menjangk...

Trisakti Bantu Warga Duri Kosambi Olah Sampah

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Megapolitan
Trisakti Bantu Warga Duri K...

Hari Santri Nasional

2 jam lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

2 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.