Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bantuan Datang dari Dispertan Garut Setelah Gagal Panen, Pencegahan Masih Jadi PR?

3 Sabtu, 12 Jul 2025, 16:38 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bantuan Datang dari Dispertan Garut Setelah Gagal Panen, Pencegahan Masih Jadi PR? Bantuan Datang dari Dispertan Garut Setelah Gagal Panen, Pencegahan Masih Jadi PR? Doc: Antara
Ket. Seorang warga melintasi lahan sawah yang dilanda kekeringan akibat kemarau di Desa Cibiuk Kaler, Kabupaten Garut, Jawa Barat.

GARUT - Bantuan kepada petani yang mengalami puso (gagal panen) untuk menjaga ketahanan pangan dan kesejahteraan petani. 

Bantuan ini tidak hanya meringankan beban ekonomi mereka akibat kerugian gagal panen, tetapi juga mendorong petani untuk tetap melanjutkan usaha pertanian dan berkontribusi pada ketersediaan pangan nasional. 

Dinas Pertanian (Dispertan) Kabupaten Garut, Jawa Barat menyalurkan bantuan kepada petani berupa uang Rp6 juta untuk per hektare lahan pertaniannya yang gagal panen atau puso akibat terdampak bencana alam sebagai modal awal untuk kembali bertani.

"Bantuan untuk gagal panen padi sawah diberikan kepada petani yang terdampak puso atau gagal panen pada komoditi padi sawah berupa uang tunai sebesar Rp6 juta per hektare," kata Kepala Dispertan Kabupaten Garut Haeruman di Garut, Sabtu (12/7).

Ia menuturkan bantuan yang diberikan kepada petani itu merupakan tindak lanjut dari Surat Keputusan Bupati Garut tentang Status Tanggap Darurat Bencana seperti bencana alam tanah longsor, dan banjir di Garut.

Penetapan status Tanggap Darurat itu, kata dia, dampak dari kejadian intensitas hujan yang tinggi menyebabkan banjir bandang dan tanah longsor pada 28 Juni 2025 mengakibatkan kerusakan pada infrastruktur termasuk lahan pertanian.

"Curah hujan tinggi dan dalam waktu yang lama pada hari Sabtu tanggal 28 Juni 2025 mengakibatkan beberapa daerah terdampak banjir dan longsor termasuk pada lahan pertanian," katanya.

Ia menyebutkan lahan sawah terdampak banjir tercatat seluas 67,08 hektare, namun tercatat puso sekitar 2,6 hektare, untuk terdampak longsor seluas 8,36 hektare dan tercatat puso 1,36 hektare. Selanjutnya ada komoditas lain seperti tomat, jagung, ubi jalar, cabai, kembang kol, dan jeruk terdampak gagal panen di bawah area luasan lahan satu hektare.

Lahan pertanian yang terdampak bencana alam itu, kata dia, tersebar di lima kecamatan yakni Garut Kota, Sukaresmi, Leuwigoong, Cilawu, dan Cisurupan dengan jumlah penerima bantuan ganti rugi dari pemerintah sebanyak 32 petani.

"Bantuan ganti rugi gagal panen ini telah didistribusikan kepada 32 orang petani yang terdampak puso di lima kecamatan," katanya.

Ia menyebutkan besaran bantuan uang yang diberikan kepada petani jumlahnya berbeda-beda sesuai dengan luas lahan garapan yang gagal panen yang semuanya petani penerima bantuan di bawah lahan 1 hektare.

Ia berharap adanya bantuan itu dapat menjadi pendorong petani yang terdampak bencana alam agar bisa kembali beraktivitas bercocok tanam untuk mendapatkan penghasilan, dan menjaga ketahanan pangan.

"Diharapkan bantuan ini dapat meringankan beban petani dan digunakan untuk melanjutkan usaha taninya," katanya.

Salah seorang petani penerima bantuan dari Sukamenteri, Garut Kota, Agus Permana menyampaikan terima kasih Pemkab Garut sudah memberikan perhatian bagi petani yang lahan pertaniannya tidak bisa panen dampak bencana alam banjir.

"Adanya bantuan ini alhamdulillah sangat terbantu," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
Luar Negeri
Polandia Memanas, Tuduhan K...
Advertisement
Terkonfirmasi, Jenderal LSP Ditahan di Rutan Mabes Polri   

Terkonfirmasi, Jenderal LSP Ditahan di Rutan Mabes Polri  

03 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.