Chelsea Percaya Diri Hadapi Laga Final
Kamis, 10 Jul 2025, 07:19 WIBEAST RUTHERFORD, AMERIKA SERIKAT â Joao Pedro tampil gemilang dalam debut penuhnya bersama Chelsea. Dia mencetak dua gol yang memastikan kemenangan 2-0 atas Fluminense (Brasil), Rabu (9/7) pagi WIB. Hasil ini mengantar The Blues ke final Piala Dunia Antarklub.
Bermain di Stadion MetLife, New Jersey, striker muda asal Brasil itu mencetak gol pertamanya pada menit ke-18 lewat sepakan melengkung dari luar kotak penalti. Dia menggandakan keunggulan pada menit ke-56 lewat serangan balik cepat yang diakhiri penyelesaian klinis yang membentur mistar sebelum masuk ke gawang.
Dibeli dari Brighton - Hove Albion dengan banderol sekitar 60 juta pound (1,27 triliun rupiah), Joao Pedro langsung membayar lunas kepercayaan Enzo Maresca yang memberinya kesempatan tampil sebagai starter. Dia menggantikan Liam Delap yang tengah menjalani sanksi.
Meski tampil impresif, Joao Pedro enggan merayakan gol-golnya sebagai bentuk penghormatan kepada Fluminense, klub yang membesarkannya sebelum hijrah ke Eropa bersama Watford pada tahun 2020. âMereka memberi segalanya saat saya masih muda. Mereka yang memperkenalkan saya ke dunia. Tapi saya harus profesional. Ini pekerjaan,â ujar Joao Pedro yang dinobatkan sebagai pemain terbaik laga.
Kemenangan memastikan langkah Chelsea ke final Piala Dunia Antarklub edisi perdana dengan format 32 tim. Mereka akan menghadapi pemenang antara Real Madrid dan Paris Saint-Germain. Partai puncak dihelat hari Senin (14/7) mendatang.
Pelatih Chelsea, Enzo Maresca, menyebut capaian timnya sebagai buah dari musim yang luar biasa. âKami finis empat besar di liga, menjuarai Conference League, dan sekarang lolos ke final turnamen ini. Kami sangat Bahagia. Sekarang tinggal satu laga terakhir musim. Semoga kami bisa menyempurnakannya dengan trofi,â ujar Maresca.
Chelsea tampil tanpa Levi Colwill dan Delap yang diskors, namun Moises Caicedo kembali mengisi lini tengah usai absen karena larangan bermain. Di hadapan lebih dari 70.000 penonton, klub Liga Inggris itu tampil dominan sepanjang pertandingan, kendati Fluminense sempat mengancam melalui beberapa momen.
Peluang terbaik tim Brasil itu hadir di menit ke-25 saat Hercules, pahlawan di laga perempat final melawan Al-Hilal, nyaris menyamakan kedudukan. Sayangnya, usahanya digagalkan penyelamatan di garis gawang oleh Marc Cucurella.
Tetap Bangga
Fluminense juga sempat mendapatkan penalti di menit ke-35 saat bola hasil tendangan bebas Rene mengenai tangan Trevoh Chalobah di kotak penalti. Namun, wasit asal Prancis, Francois Letexier, membatalkan keputusannya setelah meninjau VAR.
âKalau penalti itu diberikan, ceritanya mungkin berbeda,â keluh pelatih Fluminense, Renato Portaluppi.
Dia tak menampik keunggulan lawan, namun tetap bangga atas pencapaian timnya. âKami datang sebagai itik buruk rupa karena anggaran jauh di bawah tiga tim lainnya. Tapi kami melaju sampai semifinal, menyingkirkan Inter Milan dan Al-Hilal. Kami pulang dengan kepala tegak,â ujar pelatih berusia 62 tahun itu.
Portaluppi juga memuji penampilan mantan bek Chelsea yang kini menjadi kapten Fluminense, Thiago Silva, yang di usia 40 masih menunjukkan kepemimpinan dan kualitas di lapangan. Sementara itu, Maresca menyoroti pentingnya kontribusi Joao Pedro dalam laga ini.
âKami merekrutnya karena dia punya kualitas menghadapi lawan dengan blok rendah, yang sering temui musim ini. Kini dia membuktikannya,â ujar Maresca. Namun, di tengah euforia kemenangan, Chelsea dihadapkan pada kekhawatiran terkait kondisi Moises Caicedo yang mengalami cedera pergelangan kaki menjelang akhir laga. ben/G-1
- Piala Dunia Antarklub 2025
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Benny Mudesta Putra
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.