Alcaraz dan Sabalenka ke Babak Semifinal Wimbledon

Kamis, 10 Jul 2025, 06:40 WIB

LONDON— Carlos Alcaraz melangkah mulus ke semifinal Wimbledon untuk tahun ketiga berturut-turut dengan kemenangan telak atas petenis tuan rumah Cameron Norrie. Demikian juga dengan Aryna Sabalenka meski harus berjuang keras dalam pertarungan dramatis, namun mengamankan tempat di empat besar, Rabu (9/7) dini hari WIB.

Kemenangan kedua pemain ini juga membawanya lolos ke final ATP/WTA Finals 2025. ATP Finals akan diselenggarakan di Turin, Itali. Sedangkan WTA Finals berlangsung di Riyadh. Alcaraz menjadi petenis pertama yang lolos ke final ATP. Demikian juga Sabalenka juga orang pertama yang lolos ke final WTA.

Ket. Foto: Petenis Spanyol Carlos Alcaraz merayakan kemenangannya atas Cameron Norrie dalam pertandingan perempat final Kejuaraan Wimbledon 2025 di The All England Lawn Tennis and Croquet Club di Wimbledon, London, Rabu (9/7) dini hari WIB. — Sumber: Glyn KIRK / AFP

Bertanding di Centre Court, Alcaraz tampil impresif dan hanya membutuhkan waktu 99 menit untuk menyingkirkan Norrie 6-2, 6-3, 6-3. Ini menjadi penampilan paling dominan juara bertahan tersebut sepanjang turnamen tahun ini, setelah sempat kehilangan empat set dalam perjalanannya ke perempat final.

Petenis unggulan kedua asal Spanyol itu mencetak 39 winner dan tampil nyaris tanpa cela menghadapi Norrie yang kini menempati peringkat 61 dunia. Hasil ini mengantar Alcaraz ke semifinal menghadapi unggulan kelima asal Amerika Serikat, Taylor Fritz.

“Sangat spesial bisa kembali bermain di semifinal Wimbledon. Saya senang dengan performa kali ini menghadapi lawan yang sangat tangguh,” ujar Alcaraz usai pertandingan. Kemenangan ini memperpanjang rekor tak terkalahkan Alcaraz menjadi 23 pertandingan sejak kalah dari Holger Rune di final Barcelona, April lalu.

Dalam rentang itu, dia telah merebut gelar di Prancis Open, Roma Masters, dan Monte Carlo. Di lapangan rumput, Alcaraz telah mencatat 34 kemenangan dari 37 pertandingan level tur, dengan kekalahan terakhir di Wimbledon terjadi pada 2022 dari Jannik Sinner di babak keempat.

Di laga perempat final lainnya, Taylor Fritz mengatasi perlawanan Karen Khachanov (unggulan ke-17) dengan skor 6-3, 6-4, 1-6, 7-6(7/4), sekaligus menjejakkan kaki ke semifinal Wimbledon untuk pertama kalinya. Namun, pertandingan ini sempat diwarnai insiden kontroversial akibat kesalahan sistem teknologi garis.

Wasit asal Swedia, Louise Azemar Engzell, harus menghentikan satu poin di awal set keempat setelah sistem memanggil fault pada pukulan Fritz yang jelas-jelas masuk. Kesalahan ini disebabkan sistem otomatis belum sempat reset karena bola dari servis pertama Fritz belum diambil saat bersiap melakukan servis kedua. Turnamen terpaksa minta maaf dan melakukan penyesuaian sistem setelah insiden serupa sebelumnya terjadi pada pertandingan Sonay Kartal melawan Anastasia Pavlyuchenkova.

Untuk pertama kalinya dalam sejarah Wimbledon, sistem elektronik sepenuhnya menggantikan hakim garis manusia, mengikuti jejak Australia dan US Open. Namun, serangkaian kesalahan membuat teknologi ini menuai kritik.

Sementara itu, Aryna Sabalenka harus berjuang keras selama dua jam 54 menit untuk menyingkirkan Laura Siegemund dari Jerman 4-6, 6-2, 6-4 dalam duel sarat ketegangan. Unggulan teratas asal Belarusia itu sempat tertinggal dua kali di set penentuan dan nyaris tersingkir sebelum bangkit di saat-saat krusial.

“Pertandingan ini benar-benar menguras emosi. Saya butuh waktu untuk mendinginkan kepala dan memulihkan diri,” ucap Sabalenka usai laga. Finalis Australia Open dan Prancis Open tahun ini, serta juara US Open 2024, Sabalenka kini menargetkan lolos ke final Grand Slam keempat secara beruntun. Dia menjadi satu-satunya unggulan enam besar yang masih bertahan di sektor putri setelah dua pekan penuh kejutan. ben/AFP/G-1

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.