Tabuik Menuju UNESCO: Pemkot Pariaman Beri Tanggapan Positif

Selasa, 08 Jul 2025, 21:10 WIB

Pemerintah Kota (Pemkot) Pariaman, Sumatera Barat antusias dengan rencana Kementerian Kebudayaan (Kemenbud) untuk mempelajari Tabuik guna mendaftarkannya sebagai warisan budaya tak benda ke UNESCO.

"Kami sangat menyambut positif sekali, karena itu kami sekarang menemui pak menteri untuk menindaklanjuti niat baik tersebut," kata Wali Kota Pariaman Yota Balad saat dihubungi dari Pariaman, Selasa.

Ket. Foto: Ribuan wisatawan menyaksikan puncak pelaksanaan Pesona Hoyak Tabuik Piaman 2025, Tabuik Dibuang ke Laut sambil mengabadikannya menggunakan gawai. — Sumber: Antara Foto

Ia mengatakan, dengan Tabuik masuk ke dalam warisan budaya tak benda di UNESCO maka secara tidak langsung budaya yang dilaksanakan setiap tahun semenjak abad ke-18 Masehi itu diakui di tingkat dunia.

Hal tersebut, lanjutnya akan berdampak besar terhadap kunjungan wisatawan ke Pariaman dan perekonomian warga setempat karena daerah itu melalui Tabuik telah dipromosikan sebagai salah satu tujuan wisata yang memiliki atraksi budaya yang menarik.

"Jadi nanti kunjungan wisatawan ke Pariaman tidak saja banyak dari tingkat domestik namun juga banyak dari mancanegara," katanya.

Oleh karena itu, ia meminta pelaku usaha di daerah itu khususnya di bidang pariwisata untuk berbenah bahkan menjadikan standar pelayanan bertaraf internasional guna menyambut tamu dari luar negeri.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Pariaman Ferialdi mengatakan, Tabuik telah terdaftar sebagai warisan budaya tak benda di tingkat nasional dari tahun 2011.

"Mungkin menteri sudah mendengar itu," ujarnya.

Ia mengatakan, Menteri Kebudayaan Fadli Zon telah mengunjungi Museum Budaya Pariaman saat peresmian kemudian menyaksikan kemeriahan puncak Pesona Hoyak Tabuik Piaman pada Minggu (6/7) sehingga melihat upaya masyarakat setempat mempertahankan budaya tersebut selama ratusan tahun.

Ia menyampaikan di museum budaya menteri melihat dokumentasi foto pelaksanaan Tabuik pada 1887 sedangkan pada puncak kegiatan Tabuik menteri melihat kunjungan wisatawan mencapai ratusan ribu orang.

"Beliau berinisiatif mendaftarkan Tabuik ke UNESCO, kalau ini terjadi maka dunia mengakui Tabuik Pariaman sebagai budaya yang mendunia," tambahnya.

Sebelumnya, Kementerian Kebudayaan (Kemenbud) akan mempelajari kegiatan budaya dan wisata Hoyak Tabuik Pariaman yang dilaksanakan setiap tahun di Kota Pariaman, Sumatera Barat guna diusulkan sebagai warisan tak benda kepada UNESCO.

"Insya Allah kita pelajari, bagaimana Tabuik yang telah terselenggara ratusan tahun di Pariaman ini bisa kita usulkan menjadi warisan budaya tak benda," kata Menteri Kebudayaan Fadli Zon saat sambutan pada puncak Pesona Hoyak Tabuik Piaman 2025 di Pariaman.

Ia mengatakan, jika Tabuik juga terdapat di negara lain maka dapat dilakukan pengajuan bersama ke UNESCO atau pengajuan melalui penambahan elemen budaya baru ke dalam daftar yang sudah ada.

Menurutnya dengan Hoyak Tabuik dilaksanakan lebih dari ratusan tahun yang lalu maka menurutnya kegiatan yang telah menjadi tradisi itu berpotensi masuk ke dalam warisan budaya tak benda di UNESCO.

  • Tabuik Pariaman

Redaktur: Yebdi Trismar

Penulis: Tim Koran Jakarta

Berita Terbaru

Karhutla Menggila! Kalsel Bentuk Tim Khusus untuk Tangani 3 Lokasi Prioritas

Tinggalkan Kemacetan Horor! Proyek Kereta Parung Panjang-Jasinga Siap Tembus 6 Stasiun Baru!

Pascakebakaran, 120 Bangunan di Desa Adat Sade Lombok Hangus Terbakar

Bupati Bogor Beri Kejutan! Tim Angklung HUT RI Diboyong Jalan-Jalan ke Taman Safari

Bikin Anak Pengungsi Tersenyum, Polri Gelar Trauma Healing Pascagempa Manggarai

Jonatan Nomor Satu Dunia Tunggal Putra Bulu Tangkis

Tebing Gunung Gajah, Menantang dan Keras Kepala tetapi Luar Biasa Indah

PSG Nyaris Tumbang, Dua Gol Ferran Torres Bawa Pulang Poin dari Rennes

Karhutla dan Asap Jadi Ancaman, Wamenko Dorong Penanganan yang Lindungi Kesehatan

Gagal Juara Bukan Akhir! Timo Apresiasi Mental Tangguh Timnya

Ratu Tisha Ungkap Mimpi Besar Timnas Indonesia: Harus Punya Mental Baja!

Tiongkok Mendadak Tunda Misi Bulan Chang’e-7, Ada Masalah Usai Roket Meledak

Antisipasi Gempa Susulan, Misa Digelar di Halaman Gereja

ISPA Jadi Keluhan Terbanyak di Pengungsian Gempa NTT, Posko Kesehatan Disiagakan

Kemarau Panjang, Debit Situ Cileunca Menyusut dan Ganggu Pasokan Air Bersih Bandung Raya

Jangan Lupa Kenakan Masker! Kualitas Udara Jakarta Senin Pagi Tak Sehat, Warga Diminta Waspada

Luar Biasa Barcelona Bantai Elche 5-0! Raphinha dan Fermin Sama-Sama Cetak Brace

Motor Pedagang di Kelapa Gading Hilang Akibat Ditipu, Modusnya Bikin Kaget

Kabar Besar untuk Warga Bogor Barat, Pemkab Bocorkan Rancang 6 Stasiun Baru

Drama 4 Gol dan Kartu Merah! Atletico Madrid Gagal Menang atas Villarreal

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.