Erupsi Gunung Lewotobi Reda, Penerbangan di Ngurah Rai Kembali Pulih

Selasa, 08 Jul 2025, 14:35 WIB

DENPASAR – Erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki pada 2025 memberikan dampak yang signifikan, terutama pada sektor penerbangan, pertanian, dan kehidupan masyarakat sekitar.

Beberapa maskapai, seperti Qantas, Jetstar, Virgin Australia, Cathay Pacific, IndiGo, dan AirAsia, membatalkan penerbangan ke dan dari Bali serta daerah sekitar karena abu vulkanik, memengaruhi sekitar 24 penerbangan.

Ket. Foto: Suasana penumpang Bandara I Gusti Ngurah Rai setelah pulih pasca erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki, di Denpasar, Selasa (8/7/2025). — Sumber: ANTARA/HO-Bandara Ngurah Rai

Dampaknya, penumpang terlantar di bandara baik di Bali maupun di Australia karena pembatalan penerbangan.

Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali mengumumkan sejumlah penerbangan yang terdampak erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki, di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, kini kembali pulih.

“Sampai dengan pukul 10.30 WITA, kami menerima 18 penerbangan pulih yang sebelumnya ditunda atau dibatalkan,” kata General Manager Bandara I Gusti Ngurah Rai Ahmad Syaugi Shahab dalam keterangan, di Denpasar, Selasa (8/7).

Gunung Lewotobi Laki-Laki kembali erupsi pada pukul 11.05 WITA, Senin (7/7) kemarin, dengan tinggi kolom abu mencapai 18.000 meter di puncak gunung.

Erupsi ini berdampak terhadap pembatalan 24 penerbangan dan sejumlah penundaan pada rute Labuan Bajo, Australia, Singapura, dan Korea Selatan.

Ahmad Syaugi mengonfirmasi hari ini 18 penerbangan tersebut telah pulih, di antaranya maskapai Qantas dengan penerbangan tujuan Sydney-Denpasar-Sydney dan Melbourne-Denpasar-Melbourne.

Selanjutnya Air Busan dua penerbangan tujuan Busan-Denpasar-Busan, Jetstar Airways dua penerbangan tujuan Singapura-Denpasar-Melbourne, dan Korean Air empat penerbangan tujuan Incheon-Denpasar-Incheon.

Penerbangan yang kembali beroperasi adalah China Eastern dua penerbangan Pudong-Denpasar-Pudong, China Southern dua penerbangan tujuan Guangzhou-Denpasar-Guangzhou, dan Singapore Airlines dua penerbangan tujuan Singapura-Denpasar-Singapura.

“Seluruh penerbangan tersebut direncanakan akan diberangkatkan hari ini,” ujar Ahmad Syaugi.

Bandara I Gusti Ngurah Rai sudah melakukan pemantauan melalui paper test yang dilaksanakan pukul 08.00-09.00 WITA pagi tadi di empat titik terpisah di Bandara I Gusti Ngurah Rai, dan hasilnya tidak ditemukan paparan abu vulkanik.

“Hingga saat ini kami juga belum menerima informasi pembatalan penerbangan, secara keseluruhan operasional berjalan dengan tertib dan lancar, baik proses pemberangkatan maupun kedatangan penumpang,” ujarnya.

Pengelola bandara mengingatkan agar calon penumpang memastikan kembali jadwal penerbangannya ke masing-masing maskapai, dan dapat berada di bandara 2-3 jam sebelum jadwal penerbangan untuk antisipasi.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.