Dinkes Sumenep Targetkan Penurunan Stunting 2025 Sebesar 10 Persen
Selasa, 08 Jul 2025, 23:16 WIBSUMENEP â Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes-P2KB) Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, menargetkan penurunan angka kasus stunting pada  2025 sebesar 10 persen.
"Target menurunkan angka stunting 10 persen ini berdasarkan berbagai upaya dan pendekatan yang dilakukan, berikut pola kemitraan yang lakukan dengan institusi lain di Kabupaten Sumenep," katanya Kepala Dinkes P2KB Sumenep Ellya Fardasah di sela-sela acara rapat koordinasi bersama tim penurunan kasus stunting di Sumenep, Jawa Timur, Selasa (8/7).
Ia menjelaskan pihaknya menggunakan dua pendekatan dalam upaya menurunkan kasus stunting, yakni pendekatan intervensi spesifik dan pendekatan intervensi sensitif.
Pendekatan intervensi spesifik dilakukan dengan cara menyasar langsung ibu hamil, balita, dan remaja putri. Cara yang dilakukan dengan memberikan makanan tambahan, imunisasi, dan tablet tambah darah.
"Sedangkan pendekatan intervensi sensitif, yakni model pendekatan yang dilakukan Dinkes terkait dengan sektor pendukung, seperti sanitasi, air bersih, dan pola asuh yang baik dan benar menurut kesehatan dalam keluarga,â katanya.
Terkait pendekatan intervensi sensitif ini, ia mencontohkan seperti program pembangunan jamban sehat.
"Ya memang kesannya remeh. Akan tetapi yang juga perlu dipahami bahwa sanitasi buruk berdampak besar terhadap kasus stunting," katanya.
 Ellya  menuturkan, upaya menurunkan angka stunting di Kabupaten Sumenep sebenarnya sudah dilakukan sejak 2021.
Hasilnya, pada  2022 angka stunting di kabupaten paling timur di Pulau Madura ini turun sebesar 21,6 persen.
Setahun kemudian, yakni pada 2023 angka stunting turun menjadi 16,7 persen dan pada 2024 turun sebesar 14 persen.
"Pada 2025 kami menargetkan penurunan angka stunting sebesar 10 persen dan kami yakin, target ini bisa tercapai dengan alasan dan upaya yang telah dan sedang kami lakukan," katanya.
- Stunting
- Dinkes Sumenep
Redaktur: Bambang Wijanarko
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Kemendagri Soroti Pertumbuhan Ekonomi Hingga Stunting di Musrenbang RPJM Provinsi Aceh Tahun 2025-2029
-
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka Ingatkan Pemudik Jaga Kesehatan dan Keselamatan Saat Perjalanan
-
Perhatian! Ada Badai Geomagnetik 12-14 November, BMKG Ungkap Tak Berdampak Signifikan di RI
-
WHO Luncurkan Rencana Pemberian Obat Kanker Gratis untuk Anak
-
Polda Kepri Waspadai Peredaran Rokok Elektrik ‘Zombie’
-
Akhirnya! IHSG Menguat, Pasar Modal RI Tersenyum Lebar
-
Kolaborasi TNI AL dan Kemendukbangga/BKKBN Atasi Stunting di Kawasan Pesisir Muara Angke
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.