Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Pamekasan Bantu Jamsostek Buruh Tani Tembakau

📅 Senin, 07 Jul 2025, 23:43 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkab Pamekasan Bantu Jamsostek Buruh Tani Tembakau Doc: ANTARA
Ket. Ilustrasi: petani tembakau Pamekasan menjemur tembakau rajang.

PAMEKASAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Jawa Timur, tahun ini memberikan bantuan perlindungan program Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Jamsostek), kepada ratusan buruh tani tembakau di wilayah itu sebagai bentuk kepedulian kepada mereka.

"Ada 612 orang buruh tani sebagai penerima manfaat dari program ini," kata Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah dan Tenaga Kerja (Diskop UKM-Naker) Pemkab Pamekasan Muttaqin di Pamekasan, Jawa Timur, Senin (7/7).

Ia menjelaskan bantuan program Jamsostek kepada ratusan buruh tani tembakau ini dengan mengikutsertakan penerima bantuan sebagai peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJS Ketenagakerjaan).

Menurut Muttaqin, program bantuan Jamsostek ini merupakan yang pertama kali dilakukan.

"Iuran yang kami tanggung mulai Maret hingga Desember 2025, sedangkan untuk tahun depan setahun penuh, mulai Januari hingga Desember," katanya.

Program bantuan iuran Jamsostek kepada 612 buruh tani tembakau ini meliputi program jaminan kecelakaan kerja (JKK) dan jaminan kematian (JKM).

Masa perlindungan yang ditanggung Pemkab Pamekasan untuk tahun ini adalah 10 bulan, dan untuk tahun berikutnya lengkap, 12 bulan," kata Muttaqin.

Selain memberikan perlindungan dalam bentuk jaminan sosial tenaga kerja kepada buruh tani tembakau, Pemkab Pamekasan tahun ini juga memberikan bantuan program Jamsostek kepada 500 nelayan.

"Yang menjadi sasaran program ini adalah yang masuk kategori pekerja rentan," kata Muttaqin.

Hanya saja, sambung dia, program bantuan Jamsostek untuk nelayan melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Hari Santri Nasional

1 jam lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.