Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Manggala Agni BBKSDA Mengintensifkan Patroli untuk Mencegah Karhutla di Kepri 

📅 Senin, 07 Jul 2025, 23:05 WIB | Oleh:
Manggala Agni BBKSDA Mengintensifkan Patroli untuk Mencegah Karhutla di Kepri  Doc: Antara
Ket. Ilustrasi kebakaran hutan.

Batam - Manggala Agni Seksi Wilayah II Batam, Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau, mengintensifkan patroli di kawasan konservasi untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kepri.

Komandan Regu (Danru) Manggala Agni Seksi Wilayah II Batam BBKSDA Riau Waldi mengatakan patroli dilakukan di Kawasan Pelestarian Alam (KPA)/Kawasan Suaka Alam (KSA) Gunung Kijang Bintan; Taman Buru (TB) Pulau Rempang;Taman Wisata Alam (TWA) Muka Kuning, Kota Batam, Gunung Lekuas dan Sungai Pulai.

"Kami intensif melakukan patroli setiap hari," kata Waldi kepada ANTARA dikonfirmasi di Batam, Senin.

Dia menjelaskan, ketiga wilayah tersebut menjadi tugas pokok dan fungsi (tupoksi) Seksi Wilayah II Batam untuk dilakukan patroli mencegah karhutla.

Sementara itu, pemantauan titik api (hotspot) di luar kawasan itu menjadi tanggungjawab Manggala Agni Daop Batam.

Waldi menyebut patroli dilakukan memantau adanya titik api dan melakukan pencegahan.

"Setiap hari kami melakukan patroli di dalam kawasan tersebut dan memantau hotspot melalui aplikasi hotspot," ujarnya.

Hasil pemantauan kemarin, Rabu (2/7), tidak ditemukan adanya titik api di seluruh wilayah tersebut.

Luas wilayah di lima kawasan konservasi yang dipantau, kata dia, mencapai 40.000 hektare.

"Dalam kawasan yang dikelola oleh Balai Besar KSDA Riau di Seksi Konservasi Wilayah II Batam sampai saat ini belum ada titik hostpot yg kami temukan," kata dia.

Meski tidak menjadi daerah rawan karhutla, Manggala Agni Seksi Wilayah II Batam tetap melakukan patroli. Selain karena tugas rutin, juga menindaklanjuti imbauan BMKG terkait waspada karhutla.

Selain patroli, Manggala Agni juga melakukan sosialisasi kepada masyarakat sekitar kawasan konservasi untuk bersama-sama mencegah karhutla dengan tidak membakar sampah dan membakar ketika membuka lahan.

Mengingat saat ini wilayah Indonesia memasuki bulan rawan karhutla seiring masuknya musim kemarau.

"Sebelum di bulan rawan kebakaran kami sudah sosialisasi ke masyarakat yang berada dekat kawasan," kata Waldi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Efek El Nino, Banjir Bandan...
Luar Negeri
Afrika Selatan Potong Pajak...

Bekasi Segera Memiliki Bupati Definitif

38 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Bekasi Segera Memiliki Bupa...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

22 Oct 2026
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.