Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gubernur NTB: ASN Fokus Tangani Banjir di Mataram

📅 Minggu, 06 Jul 2025, 22:10 WIB | Oleh:
Gubernur NTB: ASN Fokus Tangani Banjir di Mataram Doc: ANTARA/Pemprov NTB.
Ket. Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Lalu Muhamad Iqbal meninjau evakuasi warga di sejumlah titik banjir di Kota Mataram, Minggu (6/7) malam.

MATARAM - Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Lalu Muhamad Iqbal, membolehkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi untuk tidak masuk kantor sementara, Senin (7/7) esok untuk fokus membantu menangani banjir yang menerjang Kota Mataram, Minggu malam.

"Sesuai arahan dari Pak Gubernur (Lalu Muhamad Iqbal). ASN lingkup Pemprov NTB boleh tidak masuk kantor sementara agar fokus pada penanganan banjir," kata Pelaksana Haruan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi NTB, Lalu Mohammad Faozal melalui telepon Minggu malam.

Faozal menjelaskan, saat ini Gubernur NTB tengah menyusuri titik-titik terjadinya banjir di Kota Mataram. Selain itu, Pemprov NTB juga telah mengerahkan semua kekuatan untuk melakukan evakuasi terhadap seluruh korban.

"Barusan Pak Gubernur habis dari BTN River Side depan Vihara Avalokotesvara lingkaran Mayura, Kota Mataram, selanjutnya akan ke Pantai Jompo, dan ke Kekalik tempat titik banjir," ujarnya.

Faozal mengakui bahwa kondisi banjir di Kota Mataram saat ini cukup parah. Ia menyebut, Pemprov NTB telah menyalurkan Makanan siap saji, air mineral, terpal dan lampu penerangan.

"Air banjir mengganggu kelancaran akses bantuan. Listrik padam dan kondisi malam hari membatasi jarak pandang. Kondisi terkini hujan sudah mereda dan kondisi saat ini air masih menggenangi permukiman," katanya.

Berdasarkan data yang diterima hingga malam ini, sejumlah lingkungan yang terendam banjir di Kota Mataram, di antaranya Lingkungan Sweta Timur, Kelurahan Mayura belakang Transmart, BTN River Side depan Vihara Avalokotesvara, Lingkungan Gedur, Kelurahan Abian Tubuh, BTN Sweta, Kelurahan Mandalika, Bertais, Lingkungan Pengempel Indah, Bertais, Lingkungan Kebon Duren, Kelurahan Sayang Sayang, Sekarbela, dan Kekalik.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar
Advertisement
Busyett…Angka Insentif Pajak Mencapai Rp576 Triliun, Tidak Mubazir?

Busyett…Angka Insentif Pajak Mencapai Rp576 Triliun, Tidak Mubazir?

23 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.