Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bessent: Sekitar 100 Negara Bakal Hadapi Tarif Resiprokal Minimum 10%

📅 Sabtu, 05 Jul 2025, 20:57 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Bessent: Sekitar 100 Negara Bakal Hadapi Tarif Resiprokal Minimum 10% Doc: YONHAP News

WASHINGTON DC - Menteri Keuangan Amerika Serikat, Scott Bessent, mengingatkan negara-negara yang belum merampungkan kesepakatan dagang dengan AS akan dikenakan tarif sesuai dengan ketentuan awal yang diumumkan pada bulan April, begitu masa penangguhan tarif selama 90 hari berakhir pada 8 Juli mendatang.

Bessent mengeluarkan peringatan tersebut dalam wawancara dengan CNBC pada Kamis (3/7).

Ia menyatakan bahwa tentunya, banyak negara menunggu hingga saat-saat terakhir dengan harapan bisa mencapai kesepakatan terbaik. Namun, ia menegaskan bahwa mereka harus berhati-hati, karena tarif timbal balik yang dikenakan bisa kembali ke tingkat awal yang diumumkan pada 2 April lalu.

Terkait kemungkinan perpanjangan tenggat waktu, Bessent menyatakan bahwa ia tidak akan mengumumkan perpanjangan secara terbuka. Jadi negara-negara seharusnya bekerja keras untuk menyelesaikan kesepakatan sebelum tenggat waktu yang telah ditetapkan.

Dalam wawancara terpisah dengan Bloomberg Television, Bessent memaparkan bahwa sekitar 100 negara kemungkinan besar akan dikenakan tarif timbal balik minimum sebesar sepuluh persen setelah tenggat waktu 9 Juli.

Ia juga menyampaikan harapannya agar sejumlah besar kesepakatan dagang dapat dirilis sebelum tenggat waktu tersebut.

Sebelumnya pada 2 April lalu, Pemerintahan Trump telah menetapkan tarif resiprokal terhadap 57 entitas ekonomi, yang terdiri dari 56 negara dan Uni Eropa, termasuk Korea Selatan. KBS/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

18 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Megapolitan
Warga Bekasi Akan Dihibur B...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.