Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Trump Usulkan Kenaikan Tarif 30% atau 35% untuk Jepang

📅 Kamis, 03 Jul 2025, 00:15 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Trump Usulkan Kenaikan Tarif 30% atau 35% untuk Jepang Doc: NHK

WASHINGTON DC - Presiden AS, Donald Trump, mengekspresikan ketidakpuasannya atas perdagangan antara Amerika Serikat dan Jepang. Ia mengindikasikan akan menaikkan tarif terhadap Jepang menjadi 30 atau 35 persen.

Trump meningkatkan tekanannya terhadap Jepang. Ia mengindikasikan tidak akan memperpanjang penangguhan tarif timbal balik yang akan berakhir pada 9 Juli.

Hal itu diungkapkannya saat berbicara kepada wartawan di Air Force One pada Selasa (1/7). Ia mengungkapkan kembali rasa frustrasinya dengan mengatakan Jepang membutuhkan beras, tetapi tidak mau membeli beras AS dan juga tidak akan membeli mobil AS.

Trump mengatakan bahwa terkait perdagangan, Jepang sangat tidak adil dan hari-hari seperti itu sudah berlalu.

Trump mengatakan akan menulis surat kepada Jepang yang isinya, "Kami tahu kalian tidak dapat melakukan hal-hal yang kami perlukan, dan karena itu kalian harus membayar 30 persen, 35 persen, atau berapa pun jumlah yang kami tentukan."

Presiden Trump mengindikasikan tidak akan memperpanjang masa penangguhan tarif timbal balik yang menargetkan negara-negara di dunia, termasuk Jepang.

Saat ini AS mengenakan tarif universal sebesar 10 persen terhadap Jepang. Jika bagian yang ditangguhkan dari tarif timbal balik diberlakukan, total tarif akan naik menjadi 24 persen.

Pada 11 Juni, Menteri Keuangan AS Scott Bessent mengusulkan kemungkinan perpanjangan penangguhan tarif. Namun, Trump kini menentangnya.

Surat kabar Financial Times melaporkan ancaman menaikkan tarif kepada ekonomi terbesar keempat di dunia itu akan meningkatkan kekhawatiran bahwa Trump akan memicu kembali perang dagang global.

Trump memberikan tekanan kuat terhadap Jepang, didorong oleh ketidakpuasannya terhadap ketidakseimbangan perdagangan. NHK/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Belajar merangkai kain batik di Semarang

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Ekonomi
Digitalisasi ekonomi melalu...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.