Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Transformasi Digital: QRIS Ditargetkan Capai 831.200 Pengguna di Kaltim

📅 Rabu, 02 Jul 2025, 09:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Transformasi Digital: QRIS Ditargetkan Capai 831.200 Pengguna di Kaltim Doc: Antara Foto
Ket. Kepala BI Kaltim Budi Widihartanto

Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Timur (BI Kaltim) bersama BI Balikpapan menargetkan sebanyak 831.200 pengguna Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) di akhir 2025, sebagai bentuk dukungan terhadap program Gerakan Nasional Non-Tunai (GNNT).

"Kami optimis target ini tercapai karena berbagai upaya ke arah ini terus dilakukan, seperti rutin melakukan sosialisasi ke masyarakat dan sekolah-sekolah, ke pasar-pasar, hingga mendorong penggunaan QRIS ke UMKM binaan BI," ujar Kepala BI Kaltim Budi Widihartanto, di Samarinda, Selasa.

Ia mengatakan, perkembangan QRIS di Kaltim per Mei tahun ini sebanyak 812.500 pengguna dengan transaksi sebanyak 46,8 juta kali, sementara untuk merchant sebanyak 698.400.

Sedangkan untuk target volume hingga akhir tahun ini sebanyak 80,8 juta transaksi dengan jumlah merchant di toko-toko sebanyak 864,.300 unit.

"Target 2025 dan capaian per Mei tersebut merupakan gabungan dari BI Kaltim dan BI Balikpapan. Untuk BI Balikpapan mencakup tiga daerah, yakni Kabupaten Paser, Penajam Paser Utara, dan Kota Samarinda," ujar Budi.

Sedangkan BI Kaltim memiliki tujuh wilayah kerja, yakni Kota Samarinda, Bontang, Kabupaten Berau, Kutai Timur, Kutai Kartanegara, Kutai Barat, dan Kabupaten Mahakam Ulu.

"Khusus target BI Kaltim pada 2025 yang berasal dari tujuh kabupaten/kota tadi, volume transaksi QRIS sebanyak 50,7 juta kali, 831,2 ribu pengguna, dan target merchant sebanyak 410,5 ribu unit," katanya pula.

Dari target tersebut, ujar dia lagi, capaian transaksi QRIS hingga akhir Mei mencapai 77 persen atau 39,08 juta transaksi, jumlah pengguna terealisasi 49 persen, sedangkan jumlah merchant sudah melampaui target hingga 183 persen atau terealisasi 442.600 merchant.

"Berkat sosialisasi yang gencar kami lakukan, jumlah masyarakat yang bangga dengan QRIS terus meningkat. Misalnya pada Februari dengan 800 ribu pengguna, pada Maret naik menjadi 805.600 pengguna," katanya lagi.

Sedangkan jumlah merchant pada Februari 2025 sebanyak 628.100 merchant, kemudian pada Maret di tahun yang sama naik menjadi 644.100 merchant.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
Luar Negeri
Pengungsi Yaman Menjerit Bu...

Awal Musim Hujan Bakal Lebih Lambat

38 menit yang lalu | Ones

Nasional
Awal Musim Hujan Bakal Lebi...
Luar Negeri
Negara G7 Mengutuk Serangan...
CUACA EKSTREM

California Umumkan Darurat El Nino

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
California Umumkan Darurat ...
Luar Negeri
Topan Dujuan Terjang Wilaya...
Advertisement
Puncak Peringatan HUT Ke-81 TNI di Monas Dibatalkan

Puncak Peringatan HUT Ke-81 TNI di Monas Dibatalkan

22 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.