Tol Baru Dibuka Gratis, Solo-Jogja Kian Ngebut!
Rabu, 02 Jul 2025, 13:54 WIBKLATEN â alan tol memungkinkan pergerakan orang dan barang yang lebih cepat dan efisien antar wilayah, memperpendek waktu tempuh dan mengurangi biaya operasional kendaraan.
Dengan memfasilitasi distribusi barang dan jasa, jalan tol dapat meningkatkan aktivitas ekonomi, membuka lapangan kerja baru, dan mendorong pertumbuhan sektor pariwisata serta ekonomi kreatif.
PT Jasamarga Jogja Solo pada Rabu (2/7), mulai mengoperasikan Jalan Tol Solo-Jogja seksi Prambanan-Klaten setelah sebelumnya mengantongi Sertifikat Laik Operasi (SLO) dari Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum (PU).
Direktur Utama PT Jasamarga Jogja Solo Rudy Hardiansyah mengatakan tarif tol untuk ruas sepanjang 7,85 kilometer (km) itu masih gratis hingga ditetapkan besaran tarifnya nanti oleh Menteri Pekerjaan Umum.
"Seksi Klaten-Prambanan telah rampung 100 persen sejak akhir 2024 lalu dan uji laik fungsi telah dilakukan pada Februari 2025," katanya.
Menurut dia, ruas tol yang pintu keluarnya akan tersambung langsung dengan Jalan Raya Solo-Jogja tersebut telah memenuhi persyaratan laik fungsi secara teknis, administratif dan sistem operasi tol.
Pengendara yang melintas di seksi Prambanan-Klaten hanya akan dikenakan tarif sama seperti jika masuk atau keluar melalui Gerbang Tol Klaten, kata Rudy, menjelaskan.
Meski saat ini masih diberlakukan tanpa tarif, namun Rudy mengimbau para pengendara tetap menyiapkan uang elektronik saat melintas di ruas tol tersebut.
Ia mengatakan ruas Prambanan-Klaten tersebut akan semakin mempercepat perjalanan dari dan menuju Yogyakarta dan sekitarnya.
Jalan Tol Jogja-Solo memiliki panjang 96,57 km yang merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional. Saat ini ruas tol yang sudah beroperasi mencapai 22,3 km untuk seksi Kartasura hingga Klaten.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.