PGN bersama Perusahaan Abu Dhabi ini Jajaki Potensi Pasokan Gas dari Blok Andaman
Rabu, 02 Jul 2025, 19:11 WIBJAKARTA â PT. Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) dan Mubadala Energy South Andaman RSC Ltd (Mubadala Energy) akan melakukan kajian bersama terhadap pemanfaatan gas bumi dan pengembangan infrastruktur gas pipa dan/atau LNG dari Wilayah Kerja Andaman Selatan (WK South Andaman).
Sebagai gambaran, Mubadala Energy dimiliki sepenuhnya oleh Mubadala Investment Company, yang merupakan perusahaan investasi milik Pemerintah Abu Dhabi, Uni Emirat Arab.
Penjajakan ini dilaksanakan untuk menindaklanjuti potensi pemanfaatan gas bumi dari Blok Andaman, yang diresmikan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman antara PGN dan Mubadala Energy pada Rabu, (2/7).
âPGN dan Mubadala Energy meyakini adanya potensi untuk berkolaborasi sebagai aksi korporasi dalam rangka eksplorasi dan eksploitasi di WK South Andaman. Pasokan gas dari Andaman pastinya dapat mendukung peningkatan ketahanan energi domestik, seiring dengan kebutuhan gas bumi dalam negeri yang akan terus mengalami peningkatan,â terang Direktur Komersial PGN, Ratih Esti Prihartini, (2/7).
Sebelumnya, kedua pihak juga telah menandatangani Nota Kesepahaman pada tanggal 22 Oktober 2024 untuk melakukan kajian khusus terhadap fasilitas Kilang Arun dan terminal regasifikasi yang ditujukan guna mendukung kegiatan di hulu migas.
PGN melibatkan peran Anak Perusahaan dan Cucu Perusahaan yaitu Pertagas dan Perta Arun Gas untuk mengkaji kesiapan infrastruktur yang berpotensi dikembangkan dan dimanfaatkan guna mendukung pendistribusian gas bumi dari Andaman ke pelanggan potensial. "PGN Group mengedepankan transparansi mengenai data-data yang disampaikan untuk kegiatan wilayah WK South Andaman serta memperhatikan tata kelola perusahaan yang baik (GCG),â ungkap Ratih.
Dengan prospek produksi yang cukup besar, diharapkan dapat mencukupi kebutuhan akan gas bumi di berbagai sektor. Di masa depan, sumber pasokan dari Andaman memungkinkan untuk dimanfaatkan PGN untuk memenuhi demand di wilayah Sumatera sampai dengan Jawa setelah pipa Duri Dumai Medan terbangun, selain itu dapat juga dikembangkan dalam bentuk LNG untuk memenuhi kebutuhan di seluruh area wilayah operasional PGN.
âAgenda kali ini merupakan langkah penting dalam rangka kerja sama yang menyeluruh perihal pemanfaatan gas dari WK South Andaman. Baik secara komersial maupun infrastruktur yang perlu dipastikan selaras, sehingga pemanfaatannya dapat dirasakan secara optimal kepada seluruh pemangku kepentingan,â ujar President Director Mubadala Energy South Andaman RSC LTD, Abdulla Bu Ali.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini
Berita Terkait:
-
LG Tawarkan Solusi Display dan HVAC Hemat Energi untuk Gedung Komersial dan Publik
-
Revitalisasi ORF Muara Karang, Langkah Strategis PGN Perkuat Infrastruktur Energi
-
Harga Emas, Pengamat menilai Emas Masih Bisa Sentuh 6.000 Dolar Meski ada Koreksi Tajam
-
Aktris Winona Ryder Gabung di Serial Netflix “Wednesday Season 3”
-
Dipimpin Presiden Republik Indonesia Prabowo, Upacara Hari Pahlawan di TMP Kalibata Berjalan Sukses
-
Ekonom Proyeksikan Harga Emas Dunia Tembus Ratusan Juta Rupiah di 2030
-
Ceko ke Piala Dunia 2026 setelah Singkirkan Denmark dalam Adu Penalti
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.