Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Cegah Radikalisme, FKPT Papua Selatan Gandeng BNPT

📅 Rabu, 02 Jul 2025, 17:57 WIB | Oleh:
Cegah Radikalisme, FKPT Papua Selatan Gandeng BNPT Doc: ANTARA/HO-Humas Pemprov Papua Selatan
Ket. Suasana kegiatan Rembuk Merah Putih yang dilaksanakan FKPT Papua Selatan Merauke.

TIMIKA - Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Papua Selatan menggandeng Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) RI untuk mendeteksi dini paham radikalisme dan menumbuhkan cinta Tanah Air Rembuk Merah Putih bagi masyarakat setempat melalui kegiatan Rembuk Merah Putih.

"Kegiatan ini sangat penting dalam mengembangkan pendidikan agama dan menumbuhkan daya menulis terhadap masyarakat," kata Staf Ahli Gubernur Bidang Otonomi Khusus Pemerintah Provinsi Papua Selatan Michael Rooney Gomar dalam siaran pers yang diterima ANTARA di Jayapura, Rabu.

Menurut Gomar, Rembuk Merah Putih adalah sebuah konsep rumusan kegiatan yang berbasis cinta yang merupakan salah satu inisiatif terbaru yang diambil oleh subdirektorat pemberdayaan masyarakat BNPT RI.

"Masih tingginya jumlah penangkapan terhadap terduga teroris yang dilakukan oleh kepolisian memberikan sinyal kepada kita bahwa ancaman teroris itu masih ada di sekitar kami," ujarnya.

Dia menjelaskan dengan demikian perlu adanya narasi-narasi perdamaian, cinta tanah air, dan wawasan kebangsaan harus terus ditingkatkan dan didengungkan di ruang publik baik secara offline maupun online (daring).

"Dan juga perlu peningkatan kerjasama dengan pemerintah daerah, organisasi masyarakat (ormas), dan perguruan tinggi," katanya lagi.

Dia menambahkan selain itu perlu adanya dialog dengan kelompok-kelompok radikal atau berseberangan dengan paham NKRI, kemudian tetap menjaga hubungan baik dan senantiasa melakukan pembinaan, dan kerja sama dengan mantan narapidana terorisme di wilayah Papua Selatan.

"Diharapkan para pelajar tumbuh menjadi individu yang memiliki rasa saling menghormati, empati, dan peduli terhadap sesama meskipun ada perbedaan latar belakang agama, suku dan budaya," ujarnya.

Ketua FKPT Provinsi Papua Selatan Agustinus Joko Guritno mengatakan pihaknya bersama BNPT serta masyarakat mengajak masyarakat di daerah ini agar menjalin kesatuan dan persatuan.

"Tetapi juga mencegah unsur-unsur terorisme yang mempengaruhi kehidupan masyarakat di Papua Selatan," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Timothy Ivan Triyono Mundur dari Bakom RI

1.5 jam yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Timothy Ivan Triyono Mundur...
Luar Negeri
AS Kirim Dua Jet Tempur F-1...
Advertisement
Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.