Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Taufik Hidayat: Laporkan Jika Ada Komunitas yang Dipungut Biaya di GBK

📅 Selasa, 01 Jul 2025, 19:05 WIB | Oleh:
Taufik Hidayat: Laporkan Jika Ada Komunitas yang Dipungut Biaya di GBK Doc: ANTARA/Aprillio Akbar
Ket. Suasana revitalisasi rumput Field of Play (FOP) lapangan Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) di Jakarta, Rabu (26/6).

JAKARTA - Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga (Wamenpora) Taufik Hidayat angkat bicara menanggapi keluhan sejumlah komunitas yang diminta membayar tarif saat menggunakan kawasan Gelora Bung Karno (GBK) untuk kegiatan nonkomersial.

Taufik mengaku baru mengetahui adanya keluhan tersebut dan menegaskan pemungutan biaya tidak sepatutnya terjadi apabila kegiatan yang dilakukan bersifat umum dan tidak bertentangan dengan aturan yang berlaku.

“Saya baru dengar ini. Seharusnya tidak ada ya, kalau secara aturan. Kalau ada oknum-oknum, kami baru dengar yang ini, jujur,” kata Taufik kepada pewarta di Media Center Kemenpora, Jakarta, Selasa.

Taufik mengatakan akan segera melakukan pengecekan ke pihak terkait di kawasan GBK untuk memastikan kebenaran informasi tersebut.

Ia menegaskan, aktivitas olahraga yang dilakukan oleh komunitas seyogianya tidak dibebani biaya selama tidak bersifat komersial.

“Nanti kami crosscheck ke kawasan GBK melalui pihak terkait bahwa itu tak boleh. Selama ini kan memang tak ada, olahraga ya olahraga saja, kecuali itu yang resmi, sewa ya monggo. Tapi kalau yang olahraga terus dikenakan kayak begitu, ya dilaporkan saja kalau memang ada bukti,” ujarnya.

Sebelumnya, keluhan dari Komunitas Permainan Tradisional sempat viral di media sosial setelah mereka diminta membayar Rp1,9 juta untuk menggelar kegiatan di kawasan GBK. Padahal, kegiatan tersebut diklaim bersifat gratis dan bertujuan melestarikan permainan tradisional Indonesia.

Pusat Pengelolaan Komplek Gelanggang Olahraga Bung Karno (PPKGBK) telah memberikan klarifikasi dan menyebut bahwa tarif hanya diberlakukan untuk kegiatan komersial.

PPKGBK juga menegaskan bahwa mereka mendukung penuh aktivitas positif dari komunitas selama sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Olahraga
Sinner Mundur dari Shanghai...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.