Perubahan Operasional Stasiun Tanah Abang

Senin, 30 Jun 2025, 01:10 WIB

JAKARTA - Pola operasi Stasiun Tanah Abang berubah setelah mengoperasikan ruang utama bangunan baru dan peron jalur 2. Perubahan dilakukan setelah proses pembangunan selesai. Perubahan utamanya untuk KAI Commuter dan dilakukan mulai hari Minggu (29/6) kemarin.

Dalam proses switch over (pergantian) ke-2 ini akan mengubah pola operasi perjalanan Commuter Line Rangkasbitung. Manager Public Relations KAI Commuter, Leza Arlan, menuturkan, tanggal 22 Februari telah dilakukan proses switch over pertama.

Ket. Foto: Sejumlah penumpang saat mengantre di Stasiun Tanah Abang, Jakarta. — Sumber: ANTARA/HO-KAI Commuter

KAI mengoperasikan peron jalur 1 di bangunan baru sebagai peron kedatangan dan keberangkatan pengguna Commuter Line tujuan Stasiun Angke/Kampung Bandan dari arah Manggarai. Ini mulai 29 Juni kemarin, peron jalur 2 akan digunakan untuk memperlancar kedatangan dan keberangkatan pengguna Commuter Line tujuan Stasiun Manggarai dari arah Stasiun Angke/Kampung Bandan di Stasiun Tanah Abang.

Per tanggal 29 Juni, seluruh kedatangan perjalanan Commuter Line Rangkasbitung di Stasiun Tanah Abang akan masuk di jalur 3 bangunan lama stasiun. “Selanjutnya rangkaian Commuter Line akan melakukan pola langsir atau proses berpindah ke jalur 5 atau 6 di bangunan lama untuk kembali berangkat menuju Serpong hingga Rangkasbitung,” ujarnya.

Pengguna Commuter Line Rangkasbitung yang turun atau transit seluruhnya akan turun di peron jalur 3. Pengguna yang akan keluar atau transit ke arah Angke/Kampung Bandan bisa mengakses JPO yang menghubungkan bangunan baru untuk menuju peron 1 atau pintu keluar.

Sedangkan untuk pengguna Rangkasbitung yang akan transit menuju Stasiun Manggarai tidak perlu berpindah peron karena Commuter Line tujuan Manggarai di jalur 2 akan membuka pintu kanan dan kiri untuk naik-turun pengguna.

“Pintu kiri dari arah kedatangan sebagai akses keluar dan pintu kanan sebagai akses masuk ke dalam Commuter Line,” tambahnya. Untuk konsumen yang akan naik Commuter Line menuju Serpong/Parung Panjang hingga Rangkasbitung, tetap menunggu perjalanan Commuter Line di peron jalur 5 atau 6 di bangunan lama stasiun.

Perubahan flow dan peron kedatangan Commuter Line Rangkasbitung di peron 3 ini merupakan upaya untuk meningkatkan keselamatan dan kenyamanan. Ini dilakukan dengan mengurangi kepadatan penumpang di JPO. Kemudian, di area peron jalur 5 dan 6 saat akan naik Commuter Line Rangkasbitung. Di mana sebelumnya digunakan untuk naik dan turun.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Aloysius Widiyatmaka, Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.