Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemprov Kaltim Perkuat Kerja Sama Pengelolaan Mangrove dengan Jerman

📅 Senin, 30 Jun 2025, 22:54 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemprov Kaltim Perkuat Kerja Sama Pengelolaan Mangrove dengan Jerman Doc: ANTARA
Ket. Sekda Provinsi Kaltim, Sri Wahyuni, saat menerima kunjungan Konsul Kerja Sama Pembangunan, Kedutaan Besar Republik Federal Jerman di Indonesia, Asean dan Timor Leste, Mr Oliver Hoppe, di Kantor Gubernur Kaltim.

SAMARINDA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur terus memperkuat kerja sama perlindungan dan pengelolaan ekosistem kawasan tumbuhan pesisir laut atau mangrove dengan negara Jerman.

Sekda Provinsi Kaltim, Sri Wahyuni, di Samarinda, Senin (30/6), menjelaskan kerja sama Kaltim dengan Deutsche Gesellschaft für Internationale Zusammenarbeit atau GIZ Jerman dilaksanakan dalam berbagai bidang seperti pengembangan perkebunan kelapa sawit berkelanjutan, termasuk penerapan sertifikasi ISPO dan RSPO dan pengelolaan kawasan mangrove.

"Pada 3 Juli 2025 dijadwalkan GIZ bersama Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian LH Hanif Faisol Nurofiq bersama Gubernur Kaltim mengunjungi Desa Pela Kecamatan Kota Bangun Kabupaten Kutai Kartanegara melihat langsung Pesut Mahakam,” kata Sri Wahyuni saat menerima Konsul Kerja Sama Pembangunan, Kedutaan Besar Republik Federal Jerman di Indonesia, ASEAN dan Timor Leste, Mr Oliver Hoppe, di Ruang Rapat Sekretaris Daerah, Kantor Gubernur Kaltim.

Kunjungan kerja Mr Oliver Hoppe di Provinsi Kaltim dalam rangka memperkuat kerja sama pembangunan GIZ-ProMangrovePeat, yang merupakan proyek kerja sama Pemerintah Republik Federal Jerman dengan Pemerintah Republik Indonesia, dalam perlindungan dan pengelolaan ekosistem gambut yang kegiatannya difokuskan di Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara.

Sri Wahyuni mengatakan bahwa pergantian pemerintahan yang sekarang dengan pemerintahan yang sebelumnya, tidak mengurangi sedikit pun kerja sama dengan GIZ.

“Bahkan salah satu misi dari Pak Gubernur Kaltim, bagaimana membangun desa, karena daerah-daerah ekosistem yang konservasi ini kan ada di wilayah pedesaan,” ujarnya.

Kemudian, perwakilan Republik Federal Jerman juga menanyakan apakah ada dampak dari pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) di Sepaku.

“Kita sampaikan pembangunan IKN sangat berdampak sekali secara ekonomi bagi Provinsi Kaltim,” ucap Sri.

Terakhir, Sri Wahyuni menjelaskan upaya Pemprov Kaltim menyeimbangkan antara pembangunan dengan ekonomi dan lingkungan.

“Kita sampaikan semua, termasuk Peraturan Gubernur yang membatasi eksploitasi di kawasan yang merupakan daerah yang bernilai konservasi karbon tinggi, dan nilai itu tidak boleh dibabat. Salah satu kebijakan tersebut mungkin belum ada di tempat lain,” kata Sri Wahyuni.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Timothy Ivan Triyono Mundur dari Bakom RI

56 menit yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Timothy Ivan Triyono Mundur...
Luar Negeri
AS Kirim Dua Jet Tempur F-1...
Advertisement
7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.