Microsoft Permudah Proses Instalasi Pembaruan Windows 11 25H2
Senin, 30 Jun 2025, 20:25 WIBJAKARTA - Microsoft telah resmi mengumumkan rencana distribusi pembaruan Windows 11 versi 25H2 yang akan membawa metode instalasi jauh lebih mudah dibandingkan pembaruan sebelumnya. Alih-alih mengganti seluruh kode sistem, Microsoft akan menerapkan pembaruan ini melalui apa yang disebut âshared servicing branchâ, yakni mekanisme di mana sistem hanya akan mengunduh perubahan kode yang belum ada di perangkat pengguna, sehingga ukuran unduhan berkurang sekitar 40 persen dibandingkan metode lama .
Pada awal 2025, Microsoft memperkenalkan pembaruan Windows 11 24H2 yang menggunakan pendekatan âfull code swapâ, di mana seluruh kode lama diganti dengan versi terbaru secara menyeluruh. Proses ini memakan waktu hampir dua jam pada perangkat lawas, sebab sistem harus memuat ulang seluruh komponen inti Windows, bukan hanya memperbarui sebagian file saja .
Dengan kembali menggunakan shared servicing branch untuk Windows 11 25H2, pengguna dapat berharap proses pembaruan berjalan secara diam-diam di latar belakang. Setelah komponen baru berhasil diunduh, Microsoft akan mengaktifkannya melalui paket enablement khusus, sehingga pengguna hanya perlu melakukan satu kali restart untuk menyelesaikan instalasi pembaruan tersebut .
Pengguna yang ingin memastikan versi sistem operasi telah diperbarui dapat memeriksanya melalui menu Pengaturan > Sistem > Tentang, di mana nomor versi terbaru akan tercantum setelah proses instalasi selesai. Meskipun Microsoft belum merilis tanggal pasti untuk peluncuran resmi Windows 11 25H2, sejarah perilisan update Windows menempatkannya kemungkinan pada bulan September atau Oktober tahun ini .
Hingga kini, Microsoft belum mengungkap fitur baru apa saja yang akan dibawa pembaruan 25H2. Namun, pada pekan ini perusahaan telah merilis dua build uji coba untuk Windows 11, salah satunya menampilkan dasbor untuk teknologi Recall dan integrasi passkey dengan 1Password, menandakan adanya pengembangan berkelanjutan pada fitur keamanan dan manajemen identitas .
Keputusan Microsoft untuk mengembalikan proses pembaruan ke shared servicing branch menunjukkan komitmen perusahaan dalam meningkatkan pengalaman pengguna, terutama dalam hal meminimalkan gangguan dan waktu henti selama instalasi. Pendekatan ini diharapkan menjadi standar bagi pembaruan Windows di masa mendatang, memberikan kemudahan yang lebih besar bagi pengguna rumahan maupun korporat .
Secara keseluruhan, Windows 11 25H2 diposisikan sebagai pembaruan minor yang fokus pada penyempurnaan proses distribusi dan instalasi, bukan pada perubahan besar di sisi fungsionalitas. Dengan pengunduhan yang lebih ringkas dan proses aktivasi yang hanya memerlukan restart, Microsoft memperkecil risiko kegagalan instalasi serta meningkatkan kecepatan adopsi versi terbaru Windows 11 di seluruh dunia .
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Paundra Zakirulloh
Berita Terkait:
-
Microsoft Teams Luncurkan Fitur Keamanan Otomatis, Blokir Chat Beresiko
-
Sejarah dan Lokasi Makam Imogiri, Tempat Dimakamkannya Raja Solo Paku Buwono XIII
-
TKDN Diperbarui, Industri Nasional Dijanjikan Lebih Kompetitif
-
Pemuda Karawang Sukses Bobol Google! Rona Febriana Masuk Top 10 Hacker Indonesia, Hadiah Rp400 Juta Hanya dalam 2 Minggu!
-
Kapendam: TNI Dukung Pembangunan Manusia Berkelanjutan melalui MBG
-
Insiden Maybrat: Dua Prajurit TNI Angkatan Laut Gugur, Gubernur Papua Barat Daya Angkat Bicara
-
Windows 11 Bakal Dapat Update Fitur Besar Lagi Setelah 25H2, Fitur AI Bikin PC Kamu Lebih Pintar
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.