Gubernur Bali Tolak Rencana DPRD Legalkan Sabung Ayam
Senin, 30 Jun 2025, 17:30 WIBDENPASAR - Gubernur Bali Wayan Koster menolak usulan sejumlah anggota DPRD Bali yang ingin melegalkan tajen atau sabung ayam jika posisinya sebagai wahana perjudian.
Koster usai Sidang Paripurna DPRD Bali di Denpasar, Senin, mengatakan jika tajen dipandang sebagai kebutuhan tradisi dan upacara persembahyangan tanpa unsur perjudian seperti yang selama ini turun temurun diwariskan, maka bukan hal yang salah.
âTapi di luar itu, kalau tajen dilaksanakan di tempat khusus, bukan acaranya, itu masuk kategori judi, ya dilarang,â kata dia tegas menolak.
Koster juga menilai jika ada rencana untuk membuat peraturan daerah sebagai payung hukum sabung ayam juga tidak perlu.
âMenurut saya tidak perlu,â ucapnya.
Diketahui pada sidang paripurna sebelumnya, Fraksi Golkar meminta Gubernur Koster menanggapi bagaimana jika tajen dilegalkan untuk menjaga keberlangsungannya sebagai atraksi wisata budaya.
I Wayan Diesel Astawa dari Partai Gerindra juga melihat perjudian satu ini membawa dampak positif bagi ekonomi Bali, seperti halnya di DKI Jakarta yang menurut dia bisa melakukan banyak pembangunan berkat legalnya kasino di bawah kepemimpinan Gubernur Ali Sadikin.
Wakil Ketua DPRD Bali itu bahkan ingin mencoba komunikasi ke pusat untuk melihat apakah ada aturan yang membatasi legalisasi sabung ayam.
Wacana melegalkan sabung ayam ini muncul pasca-kasus perkelahian di arena tajen Enjing Les Banjar Tabu, Desa Songan A, Kabupaten Bangli, pada Sabtu (14/6) lalu yang menewaskan salah satu warga.
Keinginan untuk mengatur sabung ayam ini enggan direspons Gubernur Koster di tengah forum sidang yang membahas Raperda RPJMD Bali 2025-2029 dan Raperda Pertanggungjawaban APBD Bali 2024, dan hanya ditanggapi singkat setelah sidang berakhir.
âBerkenaan dengan pandangan dan masukan berbagai fraksi tentang hal-hal selain RPJMD dan APBD, pada prinsipnya saya dapat memahami perlunya dilakukan upaya bersama yang lebih kuat dengan berbagai pemangku kepentingan, dan ke depan tentunya dapat ditemukan solusi dan kebijakan yang tepat, sehingga bisa melaksanakan kemajuan Bali secara berkelanjutan dengan landasan kebudayaan Bali,â kata Gubernur Koster.
- bali
- dprd
- sabung ayam
- tajen
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Alfred, Antara
Berita Terkait:
-
Kata Telkom Soal Program Magang Nasional 2025 untuk Fresh Graduate
-
Usai DPR Disorot, Tunjangan Rumah DPRD DKI Rp 70 Juta Bikin Rakyat Mendidih
-
Musim panen garam di Desa Les Bali
-
Kunjungan wisman di Bali periode Januari-Maret 2026
-
Hujan di Bali Ibarat Seumur Bulan Turun Sehari! Curah Hujan Ekstrem 390 mm, Warga Diminta Siaga Banjir Besar
-
Open-Source Storage Ini Jadi Senjata Baru Industri Keuangan RI
-
Antisipasi Lonjakan Perjalanan, Kemenhub Perkuat Strategi di Lintasan Ketapang-Gilimanuk
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.