Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Petani Lebak Genjot Produksi Cengkeh untuk Penuhi Permintaan Pasar

📅 Minggu, 29 Jun 2025, 17:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Petani Lebak Genjot Produksi Cengkeh untuk Penuhi Permintaan Pasar Doc: Antara
Ket. Harga cengkeh kering di tingkat pedagang penampung di Pasar Rangkasbitung Kabupaten Lebak Rp105 ribu per kilogram.

Lebak - Sejumlah petani di Kabupaten Lebak, Banten mengembangkan perkebunan cengkeh untuk memenuhi permintaan pasar guna meningkatkan pendapatan ekonomi keluarga.

"Kita menanam cengkeh sebanyak 400 batang di lahan dua hektare," kata Wahid (50) seorang petani Lebakgedong Kabupaten Lebak, Minggu (29/6).

Perkebunan cengkeh di wilayahnya itu di Kecamatan Lebakgedong Kabupaten Lebak sangat cocok ditanam dengan ketinggian 900 meter di atas permukaan laut.

Pengembangan perkebunan cengkeh itu, karena tanaman miliknya yang ada sudah tidak produksi lagi

Karena itu, dirinya mengembangkan kembali kebun cengkeh, terlebih harga di pasaran di atas Rp100 ribu perkilogram.

Selain itu perawatan perkebunan cengkeh sangat mudah dan setiap tiga bulan diberikan pupuk urea agar hijau dan tumbuh subur.

"Produksi cengkeh dari tanam hingga mulai menghasilkan panen sekitar tujuh tahun," katanya.

Maman (55) petani di Kecamatan Bojongmanik Kabupaten Lebak mengatakan dirinya mengembangkan perkebunan cengkeh di lahan 1,5 hektare dengan 300 bibit yang didatangkan dari Bogor.

Perkebunan cengkeh itu untuk masa depan ekonomi keluarga, terlebih lima tahun ke depan memasuki masa pensiun sebagai guru," katanya.

Budiman (55) , seorang pedagang pengumpul di Pasar Rangkasbitung mengaku dirinya saat ini menampung harga cengkeh kering Rp105 ribu per kg, namun pasokan relatif kecil karena belum musim panen, sedangkan permintaan pabrik dari perusahaan di Jawa Timur meningkat.

"Kami menampung cengkeh dari petani Lebak juga Pandeglang dan bisa memasok ke Jawa Timur sebanyak 10 - 15 ton," ujarnya.

Kepala Bidang Produksi Dinas Pertanian Kabupaten Lebak Deni Iskandar mengatakan pemerintah daerah minta petani agar mengembangkan perkebunan cengkeh agar bisa memenuhi permintaan pasar.

Selama ini, sentra penghasil komoditas cengkeh di Kabupaten Lebak antara lain Kecamatan Sobang, Cipanas, Lebak Gedong, Cilograng , Bojongmanik, Panggarangan, Cigemblong, Cibeber, Bayah, dan Cijaku.

"Produksi cengkih di Lebak terbesar di Banten bisa mencapai ribuan ton per tahun dan menggulirkan miliaran Rupiah," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Membanggakan! Dua Perempuan Indonesia Jadi Juara Dunia Kewirausahaan Sosial, Apa Rahasia Mereka?

Membanggakan! Dua Perempuan Indonesia Jadi Juara Dunia Kewirausahaan Sosial, Apa Rahasia Mereka?

24 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.