Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Kediri kirim beras ke DKI Jakarta

📅 Rabu, 25 Jun 2025, 16:35 WIB | Oleh:
Pemkab Kediri kirim beras ke DKI Jakarta Doc: ANTARA/ HO-Pemkab Kediri
Ket. Petani mengolah gabah di Kabupaten Kediri, Jawa Timur.

Kediri --  Pemerintah Kabupaten Kediri, Jawa Timur, mengirimkan beras ke DKI Jakarta, menyusul kerja sama antara Pemkab Kediri dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Kediri Sukadi, Rabu mengemukakan, kerja sama antara Pemkab Kediri dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk memasarkan komoditas pangan dari Kabupaten Kediri.

Kerja sama tersebut ditindaklanjuti oleh KUB Panjalu Jayati, yakni Gapoktan Kecamatan Purwoasri dengan PT Food Station Tjipinang.

"Sejak April 2025 hingga pertengahan Mei 2025 sudah empat kali dilakukan pengiriman gabah maupun beras pecah kulit ke badan usaha milik Pemprov DKI tersebut," katanya.

Ia menambahkan, kerja sama yang dijalin tak hanya dalam pemasaran, melainkan dalam peningkatan kualitas panen termasuk bantuan benih padi tersebut. Perusahaan tersebut memberikan benih padi 500 kilogram ke petani di Kabupaten Kediri.

"Kami juga bekerja sama dengan Food Station bagaimana menanam padi dengan sistem yang tepat, baik benih, pupuk, maupun pemupukannya di lahan seluas 50 hektare," kata dia.

Ia menambahkan, bila kerja sama itu telah berjalan dan terjadi peningkatan kualitas panen, rencananya lahan yang ditanami itu akan dijadikan pula sebagai percontohan.

Dirinya juga mengatakan, petani di Kabupaten Kediri saat ini makin bersemangat untuk tanam padi. Selain harga yang bagus, pasar yang terbuka luas juga menjadi salah satu faktor.

Pemkab Kediri juga melibatkan gabungan kelompok tani (Gapoktan) di wilayah lainnya selain di Kecamatan Purwoasri, Kabupaten Kediri dalam program tersebut termasuk nantinya bisa bekerja sama dengan penggilingan.

"Kami juga mendorong Food Station ini bisa bekerja sama dengan penggilingan padi di Kabupaten Kediri untuk memproses gabah menjadi beras baik itu premium maupun medium," kata dia.

Salah seorang petani dari Kelompok Sekarsari Barokah Sejahtera Desa Woromarto, Kecamatan Purwoasri, Warsyid mengatakan, harga padi saat ini sangat bagus.

Ia dengan petani lainnya semangat untuk tanam padi dan tidak terlalu khawatir akan harga anjlok setelah panen.

Dirinya menyebut, pemerintah telah menetapkan standarisasi harga gabah kering panen (GKP) yang dibeli Bulog sampai Rp6.500 per kilogram. Dengan harga ini membuat harga gabah juga makin bagus.

"Saat ini harganya bagus, kemarin bisa Rp6.500 sekarang bahkan bisa tembus Rp7.100 per kilogram," kata Warsyid.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Hari Santri Nasional

1 jam lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.