IAEA: Fasilitas Uranium Iran Mungkin Rusak Parah Akibat Serangan AS

Rabu, 25 Jun 2025, 00:25 WIB

WINA - Direktur Jenderal IAEA, Rafael Grossi, mengatakan bahwa kerusakan yang sangat signifikan diperkirakan telah terjadi di fasilitas pengayaan uranium Fordow milik Iran akibat serangan Amerika Serikat (AS), mengingat muatan bahan peledak yang digunakan.

Kepala pengawas nuklir PBB itu berbicara pada pertemuan dewan gubernur IAEA pada Senin (23/6), yang diadakan sebagai tanggapan atas serangan AS terhadap fasilitas nuklir Iran.

Ket. Foto: — Sumber: NHK

Grossi menyampaikan hal itu dan menambahkan bahwa tidak seorang pun, termasuk organisasinya, berada dalam posisi untuk menilai sepenuhnya kerusakan bawah tanah di fasilitas tersebut.

Grossi menjelaskan bahwa Iran telah memberi tahu IAEA tidak ada peningkatan tingkat radiasi di luar lokasi tiga fasilitas nuklir yang diserang oleh pasukan AS.

Grossi menekankan bahwa yang penting adalah 400 kilogram uranium yang diperkaya Iran hingga 60 persen. Ia menyerukan penghentian permusuhan agar memungkinkan inspektur IAEA kembali ke fasilitas nuklir Iran dan memeriksa persediaan uranium.

Grossi juga mengungkapkan bahwa ia menerima surat dari Menteri Luar Negeri Iran. Abbas Araghchi. pada tanggal 13 Juni yang memberitahunya bahwa Iran akan mengambil tindakan khusus untuk melindungi peralatan dan material nuklirnya.

Grossi memberi tahu Araghchi bahwa setiap transfer bahan nuklir dari fasilitas yang dijaga ke lokasi lain di Iran harus dilaporkan kepada IAEA. NHK/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Berbagai Sumber, Ilham Sudrajat

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.