Israel Mengonfirmasi telah Menyetujui Gencatan Senjata dengan Iran

Selasa, 24 Jun 2025, 15:20 WIB

TEL AVIV - Pemerintah Israel pada Selasa (24/6) mengonfirmasi laporan bahwa mereka menyetujui proposal gencatan senjata yang ditengahi oleh Amerika Serikat, setelah hampir dua minggu konflik militer langsung dengan Iran.

"Israel berterima kasih kepada Presiden Trump dan Amerika Serikat atas dukungan mereka dalam pertahanan dan partisipasi mereka dalam menghilangkan ancaman nuklir Iran." 

Ket. Foto: Sebuah rudal Iran diluncurkan menuju Israel terlihat dari Hebron di Tepi Barat yang diduduki. — Sumber: Istimewa

"Mengingat tercapainya tujuan operasi, dan dengan koordinasi penuh dengan Presiden Trump, Israel telah menyetujui usulan presiden untuk gencatan senjata bilateral," bunyi pernyataan Israel

Dilansir okeh The Guardian, pernyataan tersebut mencatat Israel mencapai semua tujuan operasi, menghilangkan “dua ancaman eksistensial langsung dari dirinya sendiri – baik di bidang nuklir maupun rudal balistik.”

Pemerintah Israel menambahkan bahwa Israel akan menanggapi dengan tegas setiap pelanggaran gencatan senjata.

Sebelumnys, Presiden Donald Trump mengklaim bahwa Israel dan Iran telah merundingkan gencatan senjata, menghentikan perang dua minggu yang telah menewaskan ratusan orang akibat serangan balasan oleh pesawat tempur Israel dan rudal balistik Iran.

Tepat setelah pukul 5 pagi GMT pada hari Selasa, presiden AS mengunggah ke media sosial bahwa gencatan senjata kini berlaku dan meminta kedua negara untuk tidak melanggarnya.

Trump mengatakan ia berharap gencatan senjata akan mengakhiri apa yang disebutnya “Perang 12 Hari”.

“SELAMAT KEPADA SEMUA ORANG!” tulis Trump di platform Truth Social. “Telah sepenuhnya disepakati oleh dan antara Israel dan Iran bahwa akan ada GENCATAN SENJATA yang Lengkap dan Total.”

Namun, kebingungan mengenai garis waktu kesepakatan terus berlanjut, tanpa adanya konfirmasi langsung dari pejabat Israel dan baku tembak lebih lanjut hingga Selasa pagi.

Iran meluncurkan beberapa serangan rudal balistik ke Israel pada Selasa pagi – sebelum gencatan senjata berlaku – dengan setidaknya satu rudal langsung mengenai bangunan tempat tinggal di Beersheba, menewaskan empat orang dan melukai 22 lainnya, kata layanan darurat.

Peluncuran itu dilakukan setelah pukul 4 pagi waktu Teheran, saat menteri luar negeri Iran Abbas Araghchi mengatakan akan mengakhiri serangannya jika Israel menghentikan pembomannya. Semalam, Israel telah melakukan beberapa serangan udara paling intens di Teheran, kata penduduk setempat.

Pertempuran sering kali meningkat menjelang batas waktu gencatan senjata, tetapi tidak adanya pernyataan resmi membuat tidak jelas apa arti serangan yang terus berlanjut bagi gencatan senjata.

Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.