Dorong Wisata Olahraga, Wakil Wali Kota Ungkap Konsistensi Tangerang Bangun 'Sport Tourism'

Selasa, 24 Jun 2025, 02:05 WIB

Jakarta - Wakil Wali Kota Tangerang Maryono Hasan menyebut bahwa kota tersebut telah konsisten membangun wisata olahraga (sport tourism) guna menggerakkan roda perekonomian masyarakat, khususnya bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Menurut dia, salah satu bentuk nyata terkait hal itu adalah dengan mendukung penyelenggaraan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Panjat Tebing Kelompok Umur XIX/2025, yang diselenggarakan di Tangerang City Sport Climbing Center, Tangerang, Banten, sejak 18-23 Juni.

Ket. Foto: Wakil Wali Kota Tangerang Maryono Hasan berpidato, dalam kegiatan penutupan Kejurnas Panjat Tebing Kelompok Umur XIX/2025, di Tangerang City Sport Climbing Center, Tangerang, Banten, Senin (23/6). — Sumber: Antara

"Sirkulasi ekonomi dan juga meningkatkan destinasi atau tujuan kunjungan di Kota Tangerang, menjadi bagian yang sangat penting di setiap penyelenggaraan ajang olahraga yang ada di kota ini," kata Maryono saat acara penutupan kejurnas yang dibuat oleh Pengurus Pusat Federasi Panjat Tebing Indonesia (PP FPTI), Senin malam (23/6).

Ia menjelaskan, kota tersebut memiliki banyak tempat berkualitas untuk penyelenggaraan ajang olahraga berskala nasional maupun internasional, mulai dari stadion hingga pusat olahraga panjat tebing.

Untuk itu, lanjut dia, kolaborasi dengan berbagai pihak termasuk pengurus cabang atau federasi olahraga sangat penting dilakukan, guna menjaga konsistensi penyelenggaraan yang berkesinambungan setiap tahunnya.

"Karena pada hakikatnya, Kota Tangerang ke depan ingin menjadi sport tourism bagi seluruh atlet dan masyarakat yang ada di Indonesia, sehingga itu menjadi cita-cita kami," ujar wakil wali kota itu.

Seorang pedagang kaki lima yang berjualan telur gulung di sekitar lokasi kejurnas, Karlina, mengaku bahwa pendapatannya meningkat sekitar 30 persen lebih sejak penyelenggaraan kegiatan selama 6 hari.

"Biasanya saya cuma bisa menjual 400an tusuk per hari, ini bisa sampai 700 tusuk, jadi saya bersyukur," ujar dia.

Sementara itu Kejurnas Panjat Tebing Kelompok Umur XIX/2025, diikuti sebanyak 375 peserta dari 26 provinsi dan dilaksanakan sejak 19 sampai dengan 23 Juni.

Para peserta merupakan binaan dari Pengurus Provinsi FPTI di wilayah masing-masing.

Kejurnas tersebut melombakan nomor boulder junior putra-putri, boulder youth A putra-putri, boulder youth B putra-putri, lead junior putra-putri, lead youth A putra-putri, lead youth B putra-putri, speed junior putra-putri, speed youth A putra-putri, speed youth B putra-putri.

Pengelompokkan umur mengikuti ketentuan yang dibuat PP FPTI sejak 2024, yaitu junior (18-19 tahun), youth A 16-17 (tahun), dan youth B (14-15 tahun).

Redaktur: Andreas Tanjung

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.