Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

30 Mahasiswa Dikirim UGM untuk KKN di Kabupaten Manokwari

📅 Senin, 23 Jun 2025, 17:45 WIB | Oleh:
30 Mahasiswa Dikirim UGM untuk KKN di Kabupaten Manokwari Doc: ANTARA/Ali Nur Ichsan
Ket. Dosen pembimbing lapangan KKN UGM drh. Woro Danur Wendo saat menyerahkan cendera mata pada Bupati Manokwari Hermus Indou dan Wakil Bupati H. Mugiyono di Sasana Karya Kantor Bupati, Senin (23/6).

MANOKWARI - Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta mengirimkan 30 mahasiswa untuk melaksanakan Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pengabdian Masyarakat (KKN-PPM) di Kabupaten Manokwari, Provinsi Papua Barat.

Para mahasiswa yang didampingi dosen pembimbing lapangan KKN UGM drh. Woro Danur Wendo, diterima langsung oleh Bupati Manokwari Hermus Indou dan Wakil Bupati H Mugiyono di Sasana Karya Kantor Bupati Manokwari, Senin.

“Ini pertama kalinya kita mengirim mahasiswa melakukan KKN di Manokwari. Mereka serentak dilepas pada tanggal 20 Juni, kemudian diberangkatkan tanggal 21 Juni dan tiba di Manokwari tanggal 22 Juni 2025,” kata Woro saat memberikan pengantar.

Ia mengatakan, 30 mahasiswa tersebut bagian dari 8.038 mahasiswa yang dikirim UGM untuk melaksanakan KKN di 35 provinsi se-Indonesia.

Penempatan KKN-PPM tahun ini terbesar sepanjang sejarah UGM, dimana 287 unit KKN mahasiswa akan diterjunkan di 122 kabupaten/kota, dan 236 kecamatan di Indonesia.

Di Manokwari, para mahasiswa UGM melaksanakan KKN di tiga kampung yang berada di Distrik (kecamatan) Manokwari Timur yaitu Kampung Susweni, Bakaro, Aipiri.

Mahasiswa berasal dari berbagai fakultas seperti fakultas kedokteran, kesehatan masyarakat, pertanian, kehutanan, MIPA, teknologi pertanian, teknik, ilmu budaya, kedokteran gigi, filsafat, psikologi, peternakan, vokasi, serta ekonomi dan bisnis.

Para mahasiswa UGM tersebut akan melakukan program pemberdayaan kampung yang berkelanjutan melalui optimalisasi pengelolaan lingkungan dalam pengembangan sumber daya melalui pendekatan multihelix.

“Selama kurang lebih delapan minggu hingga pertengahan Agustus, setiap kelompok atau unit melaksanakan berbagai program pemberdayaan sesuai kebutuhan masing-masing kampung,” ujarnya.

Dalam sambutannya, Bupati Manokwari Hermus Indou memberikan apresiasi kepada UGM yang pertama kalinya mengirimkan mahasiswa KKN di Kabupaten Manokwari.

Ia mengatakan, perguruan tinggi merupakan salah satu pemangku kepentingan dalam pembangunan pada era pemerintahan modern saat ini.

Perguruan tinggi harus diberikan ruang dan kesempatan untuk memberikan kontribusi bagi kemajuan bangsa dan negara.

Kegiatan dan program KKN UGM menunjukkan urgensi dan manfaat nyata dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya di Kabupaten Manokwari.

“KKN memiliki peran penting dalam konteks ini. Pertama, mahasiswa sebagai agen perubahan yang menjadi perpanjangan tangan dunia akademik untuk mentransformasikan ilmu pengetahuan dan solusi konkret bagi persoalan masyarakat,” ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Nasional
Kemenperin Dorong Gen Z Kem...
Luar Negeri
Harga Energi dan Biaya Hidu...
Megapolitan
Dana Cadangan, Pramono Usul...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.