Mau ICOR Turun? Menteri PU Punya ‘Ramuan’ Khusus Bernama PU608
Minggu, 22 Jun 2025, 22:45 WIBJAKARTA â Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menegaskan komitmen untuk menurunkan nilai Rasio Kapital-Output Tambahan (Incremental Capital Output Ratio/ICOR) melalui strategi "PU608".
Dody menegaskan bahwa PU608 bukan sekadar slogan kosong, tetapi juga representasi keseriusan Kementerian PU dalam menyelidiki akar permasalahan dari tingginya ICOR dan menyusun strategi konkret untuk menurunkannya.
ICOR adalah rasio yang menunjukkan efisiensi investasi terhadap pertumbuhan output ekonomi.
âKami di Kementerian PU memandang ICOR sebagai tolok ukur strategis. Kami tidak hanya berbicara tentang efisiensi investasi, tetapi benar-benar turun ke lapangan untuk mengetahui penyebab utama tingginya ICOR," kata dia dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Sabtu (21/6).
Kementerian PU, kata Dody, berkomitmen mendukung visi Presiden Prabowo Subianto terkait transformasi pembangunan infrastruktur.
Strategi PU608 menjadi langkah nyata untuk memastikan setiap rupiah anggaran pembangunan menghasilkan manfaat ekonomi yang optimal dan merata.
ICOR yang tinggi mencerminkan perlunya tambahan investasi besar untuk pertumbuhan ekonomi. Saat ini, nilai ICOR nasional menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) mencapai 6,47.
Dody mengatakan angka tersebut masih berpotensi untuk ditekan melalui investasi yang lebih terarah dan efisien, selaras dengan arahan Presiden Prabowo untuk mencapai pembangunan inklusif di seluruh wilayah Indonesia.
Pembangunan infrastruktur yang tepat sasaran tidak hanya menggerakkan roda ekonomi tetapi juga mempercepat pertumbuhan di sektor industri, pertanian, dan membuka akses bagi daerah yang selama ini kurang mendapat perhatian.
Sasaran Utama PU608 tersebut adalah sebagai berikut: Efisiensi investasi dengan target nilai ICOR kurang dari 6, kemudian pengentasan kemiskinan menuju persentase 0 persen, dan mendorong pertumbuhan ekonomi menjadi 8 persen per tahun.
Dody menekankan kembali arahan Presiden Prabowo terkait fokus pembangunan infrastruktur dalam lima tahun ke depan yang selaras dengan Asta Cita.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
19 Ruas Jalan di NTT Pasca Gempa Sudah Fungsional Lagi
-
Indonesia dan Afsel Bekerja Sama Lestarikan Warisan Sheikh Yusuf Al-Makassari
-
Gunung Etna Meletus, Ruang Udara Sisilia Ditutup Akibat Hujan Abu Vulkanik
-
Dorong Wisata Aman dan Berkualitas, BTN Bunaken Latih Pemandu Gunung Manado Tua
-
Hadapi Bencana, KemenPU Perluas Tugas Satgas Tanggap Darurat Infrastruktur
-
Karhutla Mengancam Permukiman, BPBD OKU Bergerak Cepat Padamkan Api di Sekarjaya.
-
Iraola Redakan Kekhawatiran Cedera Frimpong Usai Liverpool Tumbang dari Leeds
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.