Pemain Naturalisasi: Bermain untuk Skuad Garuda sebagi Penghormatan Darah Leluhur, tak Sekadar Karier
Jumat, 20 Jun 2025, 19:28 WIBJAKARTA â Keputusan membela Garuda bukan semata langkah karier, melainkan bentuk penghormatan terhadap darah dan akar budaya dan darah leluhur. Demikian penegasan kiper naturalisasi tim nasional putri Indonesia, Iris de Rouw, Jumat.
Pemain keturunan Indonesia-Belanda ini menyebut bahwa panggilan untuk bermain bagi Merah Putih adalah sesuatu yang telah lama ia rasakan secara emosional. "Alasan bergabung dengan tim nasional Indonesia, itu dalam darah saya," kata Iris saat ditemui sebelum menjalani latihan di Jakarta, Jumat.
"Ini bukan hanya tentang sepak bola, ini tentang mewakili dan menghormati keluarga saya, asal-usul saya," lanjutnya. Pernyataan tersebut disampaikan di sela pemusatan latihan timnas putri Indonesia menjelang Kualifikasi Piala Asia 2025 yang akan digelar di Tangerang pada akhir bulan ini.
Iris menjadi salah satu dari empat pemain naturalisasi baru yang diproyeksikan memperkuat skuad asuhan Satoru Mochizuki. Ia menambahkan, "Saya selalu merasakan hubungan yang dekat dengan budaya dan negara ini. Saya sangat bersyukur bisa berada di sini dan bangga untuk mewakili Indonesia."
Meski belum mencatatkan debut resminya, Iris mengaku sangat antusias menghadapi pertandingan pertama bersama Indonesia. Ia juga menyadari besarnya ekspektasi publik terhadap timnas putrid. Dia siap menjawab kepercayaan tersebut dengan dedikasi penuh.
"Menurut saya ekspektasinya sangat tinggi. Tapi akan berikan segalanya untuk negara dan saya ingin membuat bangsa ini bangga," ucapnya.
Dengan latar belakang sebagai penjaga gawang modern yang komunikatif dan tangguh dalam situasi satu lawan satu, kehadiran Iris diharapkan mampu menambah kedalaman dan kualitas lini belakang timnas Indonesia.
Timnas putri Indonesia akan tampil dalam kualifikasi Piala Asia putri 2025. Garuda Pertiwi menghuni Grup D bersama Kirgistan, Pakistan, dan Taiwan.
Pertandingan pertama Grup D akan mulai digelar pada 26 Juni mendatang. Indonesia dijadwalkan menghadapi Kirgistan, disusul laga kontra Pakistan (2/7), dan ditutup dengan laga penting melawan Taiwan (5/7).
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Aloysius Widiyatmaka
Berita Terkait:
-
Mauro Zijlstra Jadi Pemain Naturalisasi Baru di Timnas Indonesia
-
Aduan Warga Ditindak Cepat, Satpol PP DIY Amankan ODGJ Terlantar di Sleman
-
Pemkab Mandailing Natal Ajak Warga Tingkatkan Penanaman Palawija untuk Kemandirian Pangan
-
Jude Bellingham Absen 12 Pekan Usai Operasi Bahu
-
Danantara Masih Evaluasi Skema Pembayaran Utang Proyek Kereta Cepat
-
Operasional Delapan SPPG Tulungagung Dihentikan Sementara
-
Mensos: Kurikulum Sekolah Rakyat Arahkan Siswa Optimis Berkarier
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.