Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gacor, Industri Mainan Anak di Kendal Tembus Pasar AS

📅 Jumat, 20 Jun 2025, 10:54 WIB | Oleh: Tim Redaksi

Sebagai sektor padat karya dan berorientasi ekspor, industri mainan anak nasional telah menyerap lebih dari 37 ribu tenaga kerja dengan jumlah total industri sebanyak 204 unit usaha pada tahun 2024. Usaha ini terdiri atas 124 industri besar dan sedang, 80 industri kecil, serta 10 sentra IKM mainan anak.

Sentra IKM mainan anak ini tersebar. Di Jawa Tengah terdapat 4 sentra, 1 sentra di Jawa Timur, dan 5 sentra di Jawa Barat, ungkap Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka Kemenperin, Reni Yanita.

Perkuat Manufaktur

Pertumbuhan sentra IKM mainan anak nasional, sekaligus moncernya ekspor industri mainan anak nasional selama beberapa tahun terakhir tersebut, semakin memperkuat kinerja sektor industri manufaktur Indonesia secara keseluruhan. Sektor manufaktur Indonesia menunjukkan kinerja baik dengan Manufacturing Value Added (MVA) pada tahun 2023 sebesar USD 255,96 miliar berdasarkan data World Bank dan United Nations Statistics. Nilai tersebut menempatkan Indonesia dalam 12 besar negara manufaktur dunia, serta yang terbesar ke-5 di Asia, di bawah China, Jepang, India, dan Korea Selatan.

Di Asean, nilai MVA Indonesia tentunya menjadi yang tertinggi, jauh melampui nilai MVA negara-negara ASEAN termasuk Thailand dan Vietnam, kata Reni. 

Sementara itu, data PDB triwulan I Tahun 2025 yang dirilis BPS menunjukkan sektor industri manufaktur berkontribusi 17,50% terhadap PDB. Capaian ini naik dibanding periode sama tahun 2024 sebesar 17,47%, serta lebih tinggi dari sumbangsih sepanjang tahun 2024 yang berada di angka 17,16%. Di samping itu, sektor manufaktur Indonesia juga tetap tercatat sebagai sektor utama penopang pertumbuhan ekonomi, penciptaan lapangan kerja, dan kinerja ekspor nasional.

Di lihat dari segi penyumbang ekspor terbesar nasional, nilai ekspor sektor industri manufaktur pada tahun 2024 mencapai USD 196,5 miliar atau 74.25% dari total ekspor nasional. Sedangkan pada triwulan I 2025, sektor industri manufaktur memeroleh surplus perdagangan sebesar USD 10,4 miliar, di mana nilai ekspor manufaktur tercatat sebesar USD 52,9 miliar atau 79,4% dari total ekspor nasional.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Profil Empat Nama Pemain Tambahan Timnas yang Akan Direkrut untuk Piala Asia 2027
    Timnas bakal lebih tajam dengan tambahan pemain ini ...
  • Industri Tekstil RI Kalah Canggih dari China, Menperin Sarmuji Bongkar Biang Keroknya
    Langkah Kemenperin memprioritaskan restrukturisasi mesin yang telah berusia ...
  • Pasar Makin Prospektif, Kemenperin Pacu Industri Mainan Tembus Pasar Global
    Pencapaian ekspor mainan yang menembus USD 351,8 juta ...
  • Industri Mesin Diperkuat, Indonesia Tak Mau Terus Bergantung Impor
    Langkah strategis Ditjen ILMATE Kemenperin yang disampaikan oleh ...
  • Kemenperin Catat Sektor Industri Mainan Indonesia Serap 15.663 Naker
    Pencapaian surplus ekspor industri mainan nasional yang tembus ...
Nasional
TNI-Polri Harus  Tingkatkan...
Luar Negeri
Serangan Russia ke Ukraina ...
Luar Negeri
Korban Tewas Akibat Banjir ...
Advertisement
Profil Empat Nama Pemain Tambahan Timnas yang Akan Direkrut untuk Piala Asia 2027

Profil Empat Nama Pemain Tambahan Timnas yang Akan Direkrut untuk Piala Asia 2027

07 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.