- Home
-
- Luar Negeri
-
- Serangan Nuklir ke Iran Si...
Serangan Nuklir ke Iran Siap Dieksekusi AS, Tapi Trump Masih Ragu!
Kamis, 19 Jun 2025, 13:15 WIBIstanbul - Rencana Amerika Serikat untuk menghancurkan fasilitas nuklir Iran yang paling terlindungi dengan bom penghancur bunker (Massive Ordnance Penetrator/MOP) dipastikan bisa terlaksana, karena kemampuan itu sudah dimiliki, demikian laporan Axios pada Rabu (18/6) mengutip pejabat senior AS.
Seorang pejabat senior AS mengatakan, âKami siap menyerang Iran, tapi kami belum yakin apakah memang harus melakukannya.â
Presiden Donald Trump dikabarkan langsung menanyakan kepada penasihat militernya soal efektivitas bom MOP dan apakah bom tersebut mampu menetralkan situs nuklir Fordow. Pentagon optimis dengan rencana ini, namun Trump masih belum memutuskan secara final.
Fasilitas nuklir Fordow sendiri adalah tempat pengayaan uranium bawah tanah milik Iran yang sangat dalam dan diperkuat, dirancang agar tahan dari serangan udara biasa.
Sementara itu, Penasihat Keamanan Nasional Israel, Tzachi Hanegbi, menyatakan kepada Channel 12, televisi lokal Israel, bahwa serangan Israel terhadap Iran tidak akan selesai tanpa menghancurkan fasilitas Fordow.
Hanegbi menambahkan, Israel masih berkomunikasi dengan Amerika Serikat, tapi tak memaksa Washington untuk ikut dalam operasi militer tersebut. âPresiden (AS) belum yakin bahwa kami diperlukan,â katanya.
MOP sendiri adalah bom bunker seberat 30.000 pon yang dibuat khusus untuk menembus sasaran bawah tanah yang sangat diperkuat.
Seorang pejabat AS menegaskan, âBom ini pasti berhasil. Ini bukan soal kemampuan karena kami memang punya kemampuan itu. Namun, ada rencana yang lebih besar yang harus dijalankan, bukan hanya sekadar menjatuhkan bom dan menyatakan kemenangan.â
- Iran
- Nuklir
- Amerika Serikat
- Donald Trump
- Trump
Redaktur: Andriani Nuraini
Penulis: Andriani Nuraini
Berita Terkait:
-
Trump Dievakuasi Saat Terjadi Penembakan di Acara Jamuan Makan Malam
-
Kemhan Bantah Amerika Serikat Bebas Lintas Udara di MDCP: Kedaulatan RI Jadi Prioritas
-
Rapat Kerja Bank Indonesia dengan Komisi XI DPR RI
-
Trump dan Xi Jinping Sepakat Selat Hormuz Tetap Terbuka Tanpa Pungutan
-
AS Membentuk Komando Pasukan Khusus Penjaga Pantai untuk Mendukung Kebutuhan Penyitaan Kapal Musuh
-
Amerika Serikat dan Vietnam Bersatu, Dominasi Tiongkok di Industri Chip Terancam Runtuh
-
AS Cabut Larangan, Rajungan Gillnet RI Bebas Masuk Pasar AS Lagi
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.