Satgas Investasi Nyaris Selesai, Tapi Masalah Izin Masih Jalan di Tempat?
Kamis, 19 Jun 2025, 15:40 WIBJAKARTA â Pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Kemudahan dan Percepatan Investasi sangat penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan menciptakan lapangan kerja melalui peningkatan investasi dan kemudahan berusaha.
Satgas ini bertugas mengawal investasi dari awal hingga selesai, termasuk menyelesaikan hambatan yang mungkin timbul, memastikan realisasi investasi, serta berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait.
Wakil Menteri (Wamen) Investasi dan Hilirisasi Indonesia Todotua Pasaribu mengatakan saat ini pembentukan Satuan Tugas Kemudahan dan Percepatan Investasi sudah dalam tahap penyelesaian di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.
"Jadi, ini sekarang lagi tahapan penyelesaian di Kementerian Perekonomian dan rencananya itu ada yang namanya kita namakan Satgas Kemudahan dan Percepatan Investasi," ujar Todotua dalam acara Musyawarah Nasional Himpunan Kawasan Industri Indonesia di Jakarta, Kamis (19/6).
Todutua menjelaskan secara prinsip Satgas Kemudahan dan Percepatan Investasi akan bertugas untuk menyelesaikan persoalan-persoalan terkait dengan investasi yang tidak berjalan atau mandek.
Selain itu, satgas juga bertugas untuk mempercepat proses investasi, khususnya yang berkaitan dengan perizinan, strategi insentif dan lainnya.
"Tantangan kita supaya bagaimana bisa menyerap realisasi investasi ini supaya bisa terjadi bisa lebih cepat. Tentunya, dalam konteks ini makanya kita berbicara untuk konteksnya adalah kemudahan, berbicara konteks kemudahan ini, berarti berbicara terhadap proses, waktu, dan lain sebagainya," jelasnya.
Lebih lanjut, kata Todotua, post audit juga akan masuk dalam tugas Satgas Kemudahan dan Percepatan Investasi. Post audit merupakan aspek penting dalam proses penganggaran modal yang melibatkan pembandingan hasil aktual dengan prediksi dan penjelasan perbedaan.
Namun demikian, Todotua menekankan bahwa post audit tidak akan menghilangkan persyaratan maupun perizinan-perizinan yang diperlukan dalam berinvestasi.
Menurutnya, post audit justru akan mempercepat investasi, sebab akan berjalan secara paralel.
"Intinya kita harapkan kalau ada investasinya yang mau masuk, kita langsung bukakan pintu. Kalau mau realisasi investasi itu kan aplikasi yang paling real-nya itu adalah dia mulai pembangunan, kalau dia pabrik, bangun pabriknya. Selama ini kan orang itu menunggu semua perizinan komplit, nah ini yang membuat sampai bisa bertahun-tahun," imbuhnya.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Badai Debu Landa Kota Phoenix
-
Apresiasi dari Wali Kota Bagi Petugas yang Telah Berhasil Padamkan Karhutla di Kota Solok
-
Solusi FX Bank Mandiri Raih 3 Penghargaan di Ajang Alpha Southeast Asia
-
Genjot Investasi di Kawasan Batam, Bintan dan Karimun, Menko Airlangga Rayu Investor Singapura
-
Wujudkan Kepedulian terhadap Kesehatan Lansia, SANF Berbagi Kebahagiaan Ramadan lewat SANFull of Blessings
-
Ngeri! Perusahaan Orang Terkaya Dunia Siap Guyur Investasi ke Indonesia
-
Jakarta Diplomatic Cycling Pererat Hubungan Diplomatik Lewat Gowes Bersama
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.