• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Fakta Mengejutkan! TV Mula...

Fakta Mengejutkan! TV Mulai Ditinggal Anak-Anak, Diganti Sama Game dan TikTok?

Kamis, 19 Jun 2025, 15:41 WIB

JAKARTA - Di zaman sekarang, kayaknya anak-anak tuh udah lebih akrab sama layar sejak mereka bisa duduk sendiri. Tapi, ada yang beda dari cara mereka konsumsi layar dibanding generasi sebelumnya, terutama soal waktu nonton TV.

Sebuah laporan terbaru dari Common Sense Media mengungkap bahwa meskipun total durasi screen time anak-anak usia 0 sampai 8 tahun masih stabil di angka 2,5 jam per hari, jenis aktivitas yang mereka lakukan lewat layar ternyata sudah bergeser drastis.

Ket. Foto: — Sumber: Shutterstock

Nonton TV atau video panjang udah makin jarang, dan kini digantikan sama main game serta nonton video pendek kayak TikTok atau Reels.

“Anak-anak sekarang makin sering menghabiskan waktu dengan game dan video pendek. Hampir separuh dari anak-anak di bawah 8 tahun udah pernah nonton video di platform kayak TikTok,” ujar Dr. Supreet Mann, peneliti utama di Common Sense Media.

Dr. Mann juga bilang bahwa perubahan ini sebenarnya bukan soal baik atau buruk, tapi tentang konteks. Jadi, alih-alih langsung panik, orang tua sebaiknya lebih fokus mengarahkan anak-anak biar bisa konsumsi media secara sehat dan bermanfaat.

TV Mulai Sepi, Game dan TikTok Naik Daun

Penelitian tersebut mencatat peningkatan durasi bermain game sampai 65% sejak tahun 2020—dari 23 menit jadi 38 menit per hari. Sementara itu, video pendek seperti TikTok dan Reels juga mulai masuk rutinitas harian anak, dengan rata-rata 14 menit per hari.

Lebih mengejutkannya lagi, menurut Dr. Mann, 40% anak usia 2 tahun udah punya tablet sendiri, dan hampir seperempat anak usia 8 tahun udah punya ponsel pribadi. Bahkan, teknologi AI udah mulai dipakai buat belajar oleh 39% anak usia 5 sampai 8 tahun. Wow!

“Layar sekarang bukan cuma buat hiburan, tapi juga udah masuk ke rutinitas harian kayak sebelum tidur atau saat anak perlu menenangkan diri,” tambah Dr. Carla Counts Allan, psikolog anak dari Phoenix Children’s Hospital.

Sayangnya, banyak keluarga ternyata masih melanggar batasan screen time yang direkomendasikan American Academy of Pediatrics (AAP). Anak di bawah 2 tahun rata-rata nonton selama 1 jam per hari, padahal AAP menyarankan hampir tanpa screen time, kecuali buat video call.

AAP juga menyarankan orang tua buat nonton bareng anak (co-viewing), biar bisa bantu menjelaskan konten yang dilihat. Tapi, studi ini menemukan hanya 17% orang tua yang menonton TikTok bareng anak-anak mereka. Sisanya? Anak scroll sendiri tanpa pengawasan.

“Padahal, konten yang nggak sesuai usia bisa dengan mudah muncul di platform kayak TikTok,” kata Dr. Don Grant, pakar kebiasaan digital dari Newport Healthcare.

Menurut Dr. Allan, kebanyakan screen time bisa berdampak negatif ke perkembangan kognitif, sosial, hingga fisik anak. Risiko obesitas, sulit tidur, bahkan rabun jauh (myopia) bisa meningkat. Yang lebih parah, anak jadi kurang bisa mengatur emosi, gampang bosan, dan makin susah fokus.

“Media sebaiknya bukan jadi alat utama buat nenangin anak, apalagi pas makan atau mau tidur,” tegasnya.

Tips Biar Screen Time Anak Lebih Sehat

Menurut para ahli, ini beberapa langkah yang bisa dilakukan orang tua:

  • Pilih konten edukatif dan nonton bareng anak. Bukan cuma duduk di sebelahnya, tapi juga aktif berdiskusi tentang apa yang mereka lihat.

  • Hindari layar saat bangun tidur, makan, dan sebelum tidur.

  • Ajak anak tetap aktif secara fisik dan sosial, jangan cuma duduk depan layar.

  • Gunakan kontrol orang tua dan jelaskan ke anak soal keamanan online.

  • Matikan fitur auto-play biar anak nggak terus-menerus nonton.

Dan yang paling penting: begitu gadget dikenalkan, akan sulit buat "balik ke awal". Jadi, pastikan setiap keputusan diperhitungkan dengan matang.

Redaktur: Nayla Shabrina

Penulis: Nayla Shabrina, Nayla Shabrina

Berita Terbaru

Tinggalkan Kemacetan Horor! Proyek Kereta Parung Panjang-Jasinga Siap Tembus 6 Stasiun Baru!

Pascakebakaran, 120 Bangunan di Desa Adat Sade Lombok Hangus Terbakar

Bupati Bogor Beri Kejutan! Tim Angklung HUT RI Diboyong Jalan-Jalan ke Taman Safari

Bikin Anak Pengungsi Tersenyum, Polri Gelar Trauma Healing Pascagempa Manggarai

Jonatan Nomor Satu Dunia Tunggal Putra Bulu Tangkis

Tebing Gunung Gajah, Menantang dan Keras Kepala tetapi Luar Biasa Indah

PSG Nyaris Tumbang, Dua Gol Ferran Torres Bawa Pulang Poin dari Rennes

Karhutla dan Asap Jadi Ancaman, Wamenko Dorong Penanganan yang Lindungi Kesehatan

Gagal Juara Bukan Akhir! Timo Apresiasi Mental Tangguh Timnya

Ratu Tisha Ungkap Mimpi Besar Timnas Indonesia: Harus Punya Mental Baja!

Tiongkok Mendadak Tunda Misi Bulan Chang’e-7, Ada Masalah Usai Roket Meledak

Antisipasi Gempa Susulan, Misa Digelar di Halaman Gereja

ISPA Jadi Keluhan Terbanyak di Pengungsian Gempa NTT, Posko Kesehatan Disiagakan

Kemarau Panjang, Debit Situ Cileunca Menyusut dan Ganggu Pasokan Air Bersih Bandung Raya

Jangan Lupa Kenakan Masker! Kualitas Udara Jakarta Senin Pagi Tak Sehat, Warga Diminta Waspada

Luar Biasa Barcelona Bantai Elche 5-0! Raphinha dan Fermin Sama-Sama Cetak Brace

Motor Pedagang di Kelapa Gading Hilang Akibat Ditipu, Modusnya Bikin Kaget

Kabar Besar untuk Warga Bogor Barat, Pemkab Bocorkan Rancang 6 Stasiun Baru

Drama 4 Gol dan Kartu Merah! Atletico Madrid Gagal Menang atas Villarreal

Hobi Unik Febry Arnold, Diaspora Indonesia yang Gemar Taklukkan Maraton

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.