Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Distankan Rejang Lebong gelar vaksinasi massal hewan penular rabies

📅 Kamis, 19 Jun 2025, 20:15 WIB | Oleh:
Distankan Rejang Lebong gelar vaksinasi massal hewan penular rabies Doc: ANTARA/HO-Distankan Rejang Lebong
Ket. Vaksinasi Hewan Penular Rabies (HPR) jenis anjing yang dilakukan oleh petugas kesehatan hewan Distankan Rejang Lebong tahun 2024.

Rejang Lebong, Bengkulu -- Dinas Pertanian dan Perikanan (Distankan) Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu akan menggelar vaksinasi massal hewan penular rabies (HPR) di wilayah itu dengan menggunakan 5.000 dosis vaksin pengadaan tahun 2025.

"Distankan Rejang Lebong mulai Jumat besok akan melakukan kegiatan vaksinasi massal dalam 15 kecamatan di Rejang Lebong. Saat ini sudah ada 5.000 dosis vaksin yang diadakan dari APBD Kabupaten Rejang Lebong tahun 2025," kata Kepala Bidang Peternakan Distankan Rejang Lebong Wenny Haryanti saat dihubungi di Rejang Lebong, Kamis.

Dia menjelaskan kegiatan vaksinasi massal untuk HPR tersebut baru bisa dilaksanakan karena pengadaan vaksin sebanyak 5.000 dosis yang bersumber dari APBD Rejang Lebong tahun 2025 baru selesai.

Kegiatan vaksinasi HPR secara massal ini, kata dia, akan mereka laksanakan di desa/kelurahan yang telah ditemukan kasus gigitan HPR, kemudian daerah yang sudah waktunya untuk dilaksanakan vaksinasi hingga daerah yang memiliki banyak populasi HPR.

Vaksinasi massal itu akan mereka awali dari beberapa desa dalam wilayah Kecamatan Bermani Ulu, seperti di Desa Sukarami, Desa Pagar Gunung, Desa Kampung Sajad, Desa Sentral Baru, Desa Kampung Melayu dan Desa Purwodadi.

Dia berharap, dengan adanya vaksinasi HPR secara massal itu nantinya bisa mencegah terjadinya penularan virus rabies kepada manusia yang disebabkan gigitan HPR, seperti anjing, kucing, dan kera.

Warga yang memiliki binatang peliharaan baik anjing, kucing maupun kera agar mendatangi lokasi-lokasi vaksinasi untuk diberikan suntikan mencegah penularan rabies.

Menurut dia, kegiatan vaksinasi massal di Kabupaten Rejang Lebong tahun ini hanya mengandalkan pengadaan dari APBD setempat sebanyak 5.000 dosis, sedangkan bantuan dari pemerintah pusat dan Pemprov Bengkulu belum ada.

Stok vaksin HPR sebanyak 5.000 dosis itu, kata dia, belum bisa menjangkau seluruh HPR di Kabupaten Rejang Lebong yang populasinya diperkirakan mencapai 39.000 ekor.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Ekonomi
Neraca perdagangan Indonesi...
Nasional
Presiden Prabowo lantik Wan...
Olahraga
Fitriani/Fadona melaju ke f...
Rona
7 Drama Korea Baru Wajib Di...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.