Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

DKP Biak: Program Kampung Nelayan Merah Putih Dongkrak Ekonomi Warga Pesisir

📅 Rabu, 18 Jun 2025, 07:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
DKP Biak: Program Kampung Nelayan Merah Putih Dongkrak Ekonomi Warga Pesisir Doc: Antara Foto
Ket. Dinas Kelautan dan Perikanan Biak menyatakan bahwa Program Kampung Nelayan Merah Putih mampu meningkatkan ekonomi masyarakat pesisir melalui penguatan sektor perikanan dan infrastruktur desa.

Dinas Kelautan Perikanan (DKP) Kabupaten Biak, Papua, menyebut program pembangunan 1.000 Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Kementerian Kelautan Perikanan (KKP) bertujuan meningkatkan ekonomi keluarga nelayan di pesisir.

"Biak Numfor diharapkan bisa mendapatkan program pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih dari KKP, seperti halnya replikasi Kampung Nelayan Modern (Kalamo) Samber-Binyeri," ujar Kepala Dinas Perikanan Biak Numfor Effendi Igrisa menanggapi program Kampung Nelayan Merah Putih, Selasa.

Diakuinya, program KNMP dirancang khusus untuk mengubah wajah kampung/desa pesisir menjadi kampung budidaya lebih produktif dan terintegrasi.

Melalui program KNMP, kata dia, diharapkan dapat menghasilkan produk perikanan yang berdaya saing, seperti halnya sebagai kampung nelayan percontohan di Kalamo Samber-Binyeri Biak.

Disebutkan Effendi, keberadaan Kampung Nelayan Modern Biak telah menjadi percontohan dalam pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di seluruh wilayah Indonesia.

Dia mengatakan Kalamo Samber-Binyeri dibangun KKP sejak 2023 dengan fasilitas terlengkap cold storage, bengkel nelayan, SPBU nelayan, dermaga nelayan hingga 2025 telah beroperasi lancar .

"Kampung nelayan Samber-Binyeri sudah berhasil melayani kebutuhan nelayan melalui wadah koperasi," katanya.

Ketika disinggung rencana pembangunan KNMP di Biak Numfor, menurut Effendi, hingga sekarang pihaknya masih menunggu program dari KKP.

Berdasarkan data, KKP memproyeksikan kebutuhan anggaran sebesar Rp24,2 triliun untuk membangun 1.100 Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) secara bertahap di seluruh Indonesia hingga tahun 2027 mendatang.*

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Olahraga
PSS Sleman Gagal Melanjutka...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.