Warga Bekasi Mengeluh Jalan Imam Bonjol Banjir Terus
Selasa, 17 Jun 2025, 00:30 WIBBEKASI â Jalan Imam Bonjol di Cikarang Barat, Bekasi, dikeluhkan warga karena selalu banjir setiap hujan. Masyarakat Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, berharap Jalan Imam Bonjol ditangani secara komprehensif untuk menghilangkan banjir.
Warga Desa Sukadanau, Kecamatan Cikarang Barat, Eko Djatmiko minta pemerintah melalui Kementerian Lingkungan Hidup segera meninjau ulang dokumen analisis mengenai dampak lingkungan (Amdal) terhadap salah satu perusahaan yang diduga menjadi penyebab banjir Jl Imam Bonjol.
"Ini terjadi sejak ada perluasan usaha dari PT GRP, dulu bernama PT GRR. Rawa yang semula jadi tempat resapan air telah beralih fungsi menjadi pabrik baja sehingga memicu banjir," katanya di Cikarang, Senin.
Eko mendesak pemerintah mengambil langkah konkret untuk mengatasi permasalahan ini. Lakukan audit lingkungan secara menyeluruh dan terbuka sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 22 tahun 2021 tentang penyelenggaraan perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup.
Lebih jauh Eko juga berharap hasil evaluasi Amdal serta dokumen terkait lain seperti upaya pengelolaan lingkungan hidup dan upaya pemantauan lingkungan hidup disampaikan secara transparan kepada publik.
"Jadi, banjir bukan hanya karena curah hujan. Kita juga harus melihat apakah aktivitas pabrik baja sudah sesuai dengan kaidah lingkungan. Pemerintah harus turun tangan dan mengevaluasi perizinan lingkungan secara serius," katanya.
Ketua Komunitas Save Kali Cikarang itu mengungkapkan persoalan banjir telah berlangsung bertahun-tahun. Sayangnya, hingga kini belum ada langkah nyata pemerintah maupun pihak terkait untuk mengatasinya.
Warga lainnya, Muhammad Iqbal, menambahkan, persoalan itu juga telah disampaikan kepada Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi agar segera dicarikan solusi. Namun, hingga kini belum ada perubahan.
"Banjir bertahun-tahun tidak selesai-selesai. Jalan Imam Bonjol selalu banjir sejak tahun 2014 sampai sekarang," katanya.
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Aloysius Widiyatmaka
Berita Terkait:
-
Saham Asia Anjlok, Harga Minyak Mentah di Atas $100 di Tengah Kebuntuan AS-Iran
-
Lestari Moerdijat: Remaja Harus Jujur soal Usia saat Daftar di Akun Media Sosial
-
Rumah Hancur, Penghuninya Tewas Akibat Ledakan Petasan
-
Kasus Pembunuhan WNA Korea di Bekasi Terungkap, Eksekutor Dibayar Rp139 Juta
-
Hujan Dini Hari di Musim Kemarau Picu Banjir di Belasan Lokasi Surabaya, Armada Damkar Dikerahkan Sedot Genangan
-
Dampak Ngeri AI bagi Keamanan Negara, Jepang Mulai Bentengi Sektor Vital
-
Korea Selatan Menuju Piala Dunia 2026 di Tengah Tekanan dan Kritik
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.