Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Untuk Berikan Rasa Aman, RSUD Wamena Terapkan Dua Shift Bagi Nakes

📅 Senin, 16 Jun 2025, 21:35 WIB | Oleh:
Untuk Berikan Rasa Aman, RSUD Wamena Terapkan Dua Shift Bagi Nakes Doc: Antara
Ket. Direktur RSUD Wamena dr Charles C Ratulangi.

 Wamena - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wamena Kabupaten Jayawijaya Papua Pegunungan menerapkan dua shift atau pembagian jam kerja bagi tenaga kesehatan atau nakes guna memberikan rasa aman dan nyaman dalam melaksanakan tugas.

Direktur RSUD Wamena dr Charles C Ratulangi di Wamena Senin mengatakan, hal tersebut dilakukan untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi nakes di RSUD Wamena, mengingat situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kurang kondusif beberapa waktu lalu.

Dia menjelaskan, penerapan waktu pekerjaan atau jaga nakes tiga shift menjadi dua shift itu dilakukan sementara waktu sambil melihat situasi kamtibmas kembali kondusif.

“Ia memang benar kami menerapkan dua shift, tapi itu hanya sementara karena operan shift jaga sore ke dinas malam itu biasa dilakukan jam sembilan malam, dan itu sangat berbahaya bagi nakes,” katanya.

Shift atau jam kerja normal nakes di RSUD Wamena itu ada tiga di antara shift pagi 08.00 WIT-14.00 WIT, shift sore 14.00 WIT-21.00 WIT, shift malam 21.00 WIT-08.00 WIT. Saat ini perubahan jam jaga yakni shift pagi 08.00 WIT-17.00 WIT, shift sore 17.00 WIT-08.00 WIT.

Menurut dia, kebijakan ini diambil untuk menghindari tindak kriminalitas yang sewaktu-waktu bisa terjadi kepada nakes di RSUD Wamena, khususnya pada nakes yang operan shift malam.

“Tapi nanti kami melihat kembali ketika situasi kamtibmas sudah benar-benar aman, maka shift akan kembali seperti biasa,” ujarnya.

Dia menjelaskan, penerapan dua shift jaga bagi nakes di RSUD Wamena sebenarnya baru diterapkan pada 10 Juni 2025.

“Perubahan ini sebenarnya untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada nakes itu sendiri, sehingga perubahan ini tidak menjadi hambatan bagi staf kami,” katanya.

Dia menambahkan, rasa aman dan nyaman bagi nakes dalam melaksanakan tugas itu adalah hal utama, sehingga pelayanan kepada setiap pasien di RSUD Wamena pun dapat maksimal.

“Kami pastikan perubahan shift nakes tidak mengganggu pelayanan di RSUD Wamena, layanan kepada pasien tetap berjalan seperti biasa,” ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.