Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemerintah Kota Semarang Terima 3.068 Aduan Warga

📅 Senin, 16 Jun 2025, 19:57 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemerintah Kota Semarang Terima 3.068 Aduan Warga Doc: ANTARA
Ket. Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti dan Wakil Wali Kota Iswar Aminuddin.

SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang hingga saat ini telah menerima setidaknya 3.068 aduan warga di bidang infrastruktur sejak 20 Februari hingga 25 Juni 2025, atau terhitung sejak Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti, dan Wakil Wali Kota, Iswar Aminuddin dilantik.

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti, Senin (16/6), menegaskan bahwa keterlibatan warga melalui aduan publik merupakan fondasi penting dalam membangun kota.

"Kami terus berupaya meningkatkan kualitas pengaduan pelayanan publik salah satunya melalui Lapor Semar Solusi AWP. Namun, saya mendapat banyak laporan bahwa beberapa aduan tidak ditindaklanjuti secara cepat atau tidak diselesaikan dengan tuntas," katanya.

Aduan sebanyak itu terbagi dalam beberapa organisasi perangkat daerah (OPD), seperti Dinas Pekerjaan Umum (DPU), dan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) dengan jumlah pengaduan tertinggi.

Tercatat, DPU menerima 737 aduan, sementara Disperkim menerima 573 aduan dengan status aduan yang sebagian besar telah selesai ditangani.

Aduan terbanyak meliputi jalan rusak, lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) mati, saluran mampet, banjir, hingga permintaan perbaikan trotoar.

Agustina mengingatkan kepada seluruh jajaran OPD untuk tidak abai terhadap keluhan masyarakat.

"Jangan sampai warga berulang kali komplain gara-gara lama atau tidak tuntas. Ini soal kepercayaan warga terhadap pemerintah," tegasnya.

Menindaklanjuti aduan-aduan tersebut, selama 100 hari kerja pertama, Agustina-Iswar telah melakukan berbagai aksi nyata.

Dalam kurun waktu tersebut, Pemkot Semarang telah memperbaiki 25,8 kilometer ruas jalan, membenahi 56 titik saluran air, dan memasang 1.245 penerangan jalan umum (PJU) di 37 ruas jalan.

Tak hanya itu, 88 ruas jalan lingkungan juga ditangani, termasuk pembangunan talud, rehabilitasi 60 rumah tidak layak huni (RTLH), serta pemeliharaan taman, jembatan, dan pedestrian.

Ia memastikan bahwa program-program itu akan terus dilanjutkan sehingga ke depan seluruh infrastruktur akan tertata dengan baik dan tidak menimbulkan persoalan.

"Pembangunan infrastruktur bukan hanya soal fisik, tapi juga membangun rasa aman dan nyaman bagi masyarakat," katanya.

Dengan merespon aduan warga secara cepat, proaktif dan mengedepankan transparansi, kata dia, Pemkot Semarang menegaskan komitmennya untuk menjadikan masyarakat sebagai bagian dari tim dalam pembangunan kota.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...

KPK Periksa Sestama BNPB

51 menit yang lalu | Ones

Nasional
KPK Periksa Sestama BNPB
Megapolitan
Upaya Merapikan Kabel Utili...
Luar Negeri
Paus Leo XIV Jalani Pemulih...
Advertisement
Parah, Ombudsman RI Temukan Gangguan Layanan BBM di 11 Provinsi

Parah, Ombudsman RI Temukan Gangguan Layanan BBM di 11 Provinsi

14 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.