Kesetaraan Perempuan-Disabilitas di Kalteng Dapat Dukungan Senator Turki

Senin, 16 Jun 2025, 17:08 WIB

PALANGKA RAYA - Senator Turki Av Serkan Bayram mendukung upaya pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) dalam upaya penguatan kesetaraan bagi perempuan dan penyandang disabilitas pada setiap aspek kehidupan bermasyarakat.

"Harus banyak wanita dan disabilitas yang mengambil peran di pemerintahan dan sektor lain agar mampu mendapatkan kesetaraan dan menghilangkan diskriminasi," kata Serkan melalui penerjemah bahasa di Palangka Raya, Senin (16/6).

Ket. Foto: Senator Turki berfoto bersama Pejabat Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah saat kunjungan di Palangka Raya. — Sumber: ANTARA/Rendhik Andika

Di antara bentuk dukungan itu adalah dengan melegalisasi secara gratis pemutaran film dan pembagian buku berjudul "Bugday Tanesi" (A Piece of Grain) atau sebutir gandum di Kota Palangka Raya.

Pemutaran film dilaksanakan di bioskop di Palangka Raya yang diikuti sejumlah masyarakat, sementara pembagian buku dilakukan di Dinas Perpustakaan dan Arsip Provinsi Kalimantan Tengah. Kegiatan ini diikuti SenatorTurki Av Serkan Bayram dan Talip Kucukcan serta rombongan serta sejumlah masyarakat Kalteng.

Film dan buku itu menceritakan tentang perjalanan hidup Av Serkan Bayram, yang merupakan penyandang disabilitas yang menjadi senator Turki.

"Secara umum film dan buku ini menceritakan perjuangan saya untuk memenuhi dan menyetarakan hak-hak penyandang disabilitas di Turki," katanya.

Pernyataan itu diungkapkan Senator Turki itu di sela acara Peringatan Hari Ibu bertema “Silaturahmi Memperingati Hari Orang Tua Sedunia, Mempererat Silaturahmi, Mewujudkan Kartini Masa Kini yang Anggun dalam Budaya dan Berani Bermimpi Menjadi Pemimpin Harapan Bangsa” yang dilaksanakan di Kantor DPRD Provinsi Kalteng.

Dia mengatakan memperjuangkan hak-hak wanita dan penyandang disabilitas juga menjadi salah satu misi utamanya, baik di negara Turki maupun di kancah internasional.

"Saya juga telah menyampaikan melalui forum dunia, seperti PBB dan forum internasional bahwa dunia harus menghilangkan diskriminasi terhadap perempuan dan penyandang disabilitas," katanya.

Senator Turki ini pun berharap besar akan dunia yang ramah disabilitas dan damai tanpa kekerasan.

“Saya ingin dunia tanpa kecacatan. Tak boleh ada disabilitas yang ditinggalkan. Saya telah melihat perang dan darah, tapi saya percaya kebaikan bisa dimulai dari Kalimantan Tengah,” katanya.

Wakil Ketua II DPRD Kalteng M Ansyari saat acara yang sama juga menekankan pentingnya peran perempuan dalam pembangunan.

“Perempuan masa kini adalah Kartini modern yang tangguh, cerdas, dan mampu berperan di segala bidang, termasuk politik dan kepemimpinan. Mari perkuat peran strategis tidak hanya dalam legislasi, penganggaran, dan pengawasan, tetapi juga sebagai teladan dalam keluarga dan masyarakat,” tuturnya.

Ia juga menyampaikan harapan agar kehadiran Senator Turki bersama rombongan menjadi langkah awal membangun kerja sama konkret antara Kalteng dan Turki di masa mendatang.

Ketua Kaukus Perempuan Parlemen (KPP) DPRD Kalteng Faridawaty Darland Atjeh juga menyuarakan pentingnya peningkatan representasi perempuan dan disabilitas dalam dunia politik dan pemerintahan.

“Kita pernah punya Presiden perempuan, Ibu Megawati, dan juga Presiden dari kalangan disabilitas, KH Abdurrahman Wahid. Itu bukti bahwa republik ini inklusif," kata Faridawaty yang mempelopori kunjungan Senator Turki beserta rombongan ke Kalteng.

Dia pun berharap film dan buku Bugday Tanesi karya Serkan Bayram bisa menjadi inspirasi bagi pemerintah dan masyarakat Kalteng bahwa tak ada lagi manusia dianggap cacat karena korban perang dan kesetaraan perempuan, serta penyandang disabilitas dapat terwujud pada semua lini kehidupan. Ant

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Opik

Berita Terbaru

Trump Unggah Foto Bersama Kim Jong Un, Mengklaim Ia dan Kim "Bergaul dengan Baik"

BIGBANG Jadi Duta Kehormatan Badan Antariksa Korea Selatan

Pesta Rakyat HUT RI ke-81, 20.578 Slot Parkir Disiapkan di Sekitar Monas.

"Smartwatch" Bukan Hanya Gaya & Tren, Kini Bergeser pada Kesehatan dan Olahraga

Kualitas Udara Jakarta Terburuk Kedua di Dunia Minggu Pagi Ini

Rhoma Irama Obati Kerinduan Fans Setelah 20 Tahun, Goyang Publik Malaysia di Latihan Pestapora

MagangHub Buka Peluang Peserta Berlanjut Jadi Pekerja.

Presiden Prabowo Tegaskan Penguatan Pelindungan dan Kesejahteraan Pekerja.

Gempa Flores, TNI Kerahkan 1.267 Personel untuk Bantu Warga Terdampak.

Plan Indonesia Terima Kunjungan Puluhan Relawan Muda dari Korea Selatan-Indonesia Perbaiki Sekolah dan Lingkungan di Jakarta

Punggawa Timnas Indonesia Romeny & Hubner Antarkan Fortuna Sittard Bantai Cambuur 3-1

Panglima TNI Hadiri Pengukuhan Paskibraka Tingkat Pusat 2026

Gubernur Kalsel Terbang dengan F-16, Sensasi Dunia Tempur Jadi Daya Tarik Expo 2026.

Siswa SRMP 20 Budi Luhur Intip Lebih Dekat Dunia TNI AU di Lanud Sjamsudin Noor.

Inter Milan Menang Dramatis atas Real Betis, Gol John Stones Jadi Pahlawan di Laga Pramusim

Pos Polisi Lalu Lintas Margorejo Surabaya Diduga Dilempar Bom Molotov

Viral Kasus Perundungan di Blora! Korban Pilih Keputusan Mengejutkan, Berdamai dan Cabut Laporan

Kota Wina Digugat soal Tarif Toilet Umum Khusus Perempuan Tapi untuk Pria Gratis

Krisis Air Makin Parah! Warga Swiss Dilarang Cuci Mobil dan Siram Taman

Jakarta Diprediksi Berawan Seharian Minggu Ini, BMKG Catat Suhu Bisa Capai 34 Derajat

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.